Mobil Terjun ke Jurang 35 Meter, Purnomo : Ya Allah, Awas-awas,

FAJAR.CO.ID,JATIM--Purnomo Brilianto masih syok. Pakaian yang dikenakannya basah dan penuh lumpur. Pagi kemarin masih mendung (sehabis hujan deras), sebuah kain kering dia kalungkan menutupi kepala. Hanya terlihat wajahnya.

Pria 36 tahun yang tinggal di kawasan Jalan Rungkut Industri, Surabaya ini juga tak terlalu banyak bicara. ”Saya takut dimarahi juragan (pemilik mobil yang disopirinya, Red),” jelasnya, lirih.

Sebab, dia hanyalah sopir yang disuruh oleh Endang, warga Tegaldlimo, Banyuwangi, untuk menjemput lima keluarganya di Bandara Juanda Surabaya.

Pulang dari bandara, Purnomo Brilianto mengalami kecelakaan hebat di jalur Gumitir, tepatnya di Km 36 Dusun Gumitir, Desa Sidomulyo, Silo, pada Jumat (14/6) pukul 04.00 pagi kemarin.

Mobil Suzuki Ertiga P 1781 VX yang disopirinya terperosok ke dalam jurang sedalam 35 meter. Ajaibnya, dia dan lima orang penumpangnya selamat dan hanya lecet-lecet kecil.

Petaka itu bermula ketika dalam perjalanan menuju Tegaldlimo, Banyuwangi, dini hari kemarin, hujan deras terjadi di jalur Gumitir. Karena barang-barang (koper) milik penumpang diletakkan di atas kap mobil, dia berinisiatif memindahkannya ke dalam mobil. ”Barangnya banyak. Agak sesak nggak apa-apa, asal (koper) tidak basah,” ujarnya.

Purnomo pun menghentikan mobilnya di depan warung Fajar, Gumitir, yang kebetulan jalannya menurun. Mesin pun dia matikan. “Saya berhenti di jalur kiri. Hujan makin deras, seluruh koper dipindah ke jok depan sebelah kiri,” ujarnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...