Rp2,5 M Penanganan Jalur Trans Sulawesi

Sabtu, 15 Juni 2019 - 10:02 WIB
 Komisi III DPRD Wajo berkunjung ke Kantor Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN XIII) di Baddoka Kota Makassar, Rabu, 12 Juni kemarin.

FAJAR.CO.ID,SENGKANG — Jalur Trans Sulawesi di Cempa Desa Pallawarukka Kecamatan Pammana, Wajo amblas sejak awal 2010 lalu. Jalan poros Wajo – Bone tersebut, telah dikucurkan anggaran Rp2,5 miliar.

Sekretaris Komisi III DPRD Wajo, Sudirman Meru mengatakan, anggaran penanganan untuk jalan di Cempa tersebut, diketahuinya saat melakukan Kunker ke Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN XIII) di Baddoka Kota Makassar, Rabu, 12 Juni kemarin

“Rp2,5 miliar ini anggaran khusus penanganan khusus untuk daerah Cempa,” ujarnya, Jumat, (14/6).

Hanya saja, bentuk pihak BBPJN masih melakukan pengkajian secara mendalam terhadap kondisi tanah yang labil di jalur itu. Karena hingga kedalam 10 meter lebih belum ditemukan ranah yang keras untuk pijakan jika dilakukan tiang beton pancang nantinya.

“Belum ada solusi apa yang akan dilakukan. Apakah nanti dilakukan tiang beton pancang atau pemindahan jalan,” tandasnya.

Selain kucuran anggaran miliar ini, jalan yang berada di Km 17 tersebut juga diberikan paket anggaran jalan nasional Sinjai – Bone – Wajo tahun 2019.

“Kita berharap semuanya segera direalisasikan. Terputusnya jalan poros menuju ke Bone tersebut butuh penanganan secara cepat, karena ini sudah lama meresahkan pengendara,” imbuhnya.

Sembari menunggu realisasi penanganan itu, lanjut Sudirman sapaannya, masyarakat kini sudah bisa melintas jalur Trans Sulawesi tersebut, karena BBPJN telah melakukan aktivitas menimbuni jalan amblas terendam banjir sepanjang 150 meter itu. (ADV: Humas dan Protokoler DPRD Wajo)