Syawalan di Unismuh, Prof Ambo Asse: Jadikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Berkualitas

Sabtu, 15 Juni 2019 - 14:48 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Syawan 1440 H dilaksanakan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel dan Unismuh Makassar di Balai Sidang Muktamar Kampus Unismuh Makassar, Sabtu, 15 Juni  2019. Kegiatan itu dihadiri  puluhan pimpinan perguruan tinggi lingkup persyarikatan Muhammadiyah  dan PDM se-Sulsel.

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, Prof Dr Ambo Asse MAg,  dalam  sambutannya di acara syawalan menginstruksikan kepada seluruh pimpinan PTM lingkup persyarikatan Muhammadiyah se-Sulsel untuk menjadikan perguruan tinggi yang mereka pimpin itu berkualitas.

Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang berkualitas yang dimaksudkan Prof Ambo Asse adalah yang pertama dapat dilihat dari akreditasi institusi maupun program studi.

Berharap akreditasi institusi maupun prodi minimal B.

Prof Ambo juga menyampaikan kepada seluruh  pimpinan daerah muhammadiyah Sulsel, bahwa sekarang ini  telah dibuka sekolah berasrama (boarding school) di Lapangan Awwalul Islam Muhammadiyah berharap PDM  bisa mengirim utusannya untuk sekolah disana.

Tidak hanya itu, Prof Ambo Asse juga menginstruksikan kepada PDM se-Sulsel dapat mengirim utusannya untuk sekolah di PUT. Prof Ambo Asse berharap dengan sekolah PUT, muhammadiyah tidak lagi dianggap kekurangan ulama.

Ketua PWM Sulsel, Prof Ambo Asse berharap kedepan  semua  perguruan tinggi  dalam lingkup persyarikatan muhammadiyah di Sulsel  semua dipimpin oleh rektor dan bukan lagi ketua. Dan sekarang ini sudah ada beberapa  PTM di Sulsel yang berubah menjadi universitas dan nantinya akan dipimpin oleh rektor.

Prof Ambo Asse juga  dalam kesempatan ini menyampaikan rasa syukur karena di acara syawalan 1440 H tahun ini, telah menerima 4 lokasi  hibah dari warga muhammadiyah. Dan di acara yang sama tahun lalu juga telah menerima 2 lokasi hibah dari warga Muhammadiyah, yakni di Jeneponto dan Sengkang.

“Semua  hibah yang diterima  Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel, nantinya akan diserahkan ke PDM masing-masing untuk dimaksimalkan pemanfaatannya,” kuncinya. (rls)