Gugatan Prabowo di MK, Presiden PKS: Semoga MK Tangkap Suara Hati Rakyat

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden PKS, Sohibul Iman mengklaim materi gugatan yang diajukan pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno ke Mahkamah Konstitusi (MK) sebagai suara rakyat. Karena itu, Sohibul meminta MK bisa bersikap adil dan negarawan.

“Substansi gugatan BPN Prabowo-Sandi merupakan cerminan suara hati rakyat Indonesia, yang menginginkan tegaknya keadilan dan kejujuran dalam Pilpres 2019. Semoga MK menangkap pesan tersebut,” ujar Sohibul di kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu (15/6).

TIM PKM Unhas Bantu Petani Kelola Aren di Pangkep

Sebagai satu-satunya pejabat negara yang dipersyaratkan sebagai negarawan, Sohibul mengharapkan MK bisa mewujudkan sikap negarawan dalam memutuskan gugatan untuk sengketa pilpres maupun pemilu calon anggota DPR dan DPRD.

“Sikap negarawan MK terwujud di satu sisi dengan menjadi penjaga konstitusi, dan di sisi lain mampu membaca dan menyerap aspirasi rakyat, kemudian menemukan terobosan hukum untuk memenuhi rasa keadilan rakyat,” terangnya.

Kembangkan Wisata, Perintis Apparalang Bentuk Komunitas Pemuda Peduli Lingkungan

Di sisi lain, Sohibul mengapresiasi pidato pembukaaan Ketua MK, Anwar Usman pada sidang perdana sengketa pilpres Jumat (14/6). Ketika itu, Anwar menegaskan sidang MK tidak hanya disaksikan jutaan rakyat, juga disaksikan Allah swt.

“Rakyat Indonesia tentu berharap sikap ihsan (merasa diawasi Allah) ini dapat memberikan kemenangan bagi keadilan dan kejujuran,” katanya.

SMRC: 43 Persen Rakyat Takut Bicara Politik, Ada Apa?

Sohibul menegaskan, PKS konsisten bersama Prabowo-Sandi untuk menempuh jalur konstitusional melalui gugatan ke Mahkamah Konstitusi. PKS juga berjanji akan menuntaskan perjuangan bersama dengan paslon 02 sampai selesai gugatan ke MK.

“Mari kita kawal terus perjuangan ini hingga tuntas. Tetap lakukan pengawalan dalam koridor hukum dan aturan yang berlaku,” tutupnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...