TIM PKM Unhas Bantu Petani Kelola Aren di Pangkep

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tiga mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) membantu mendorong pengelolaan aren di Desa Lanne, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Ketiga mahasiswa tersebut, yakni Dewi Indasary (Pertanian), Nurul Hikmah Meilani (Pertanian), dan Ramdhan Rahmat (Kehutanan).

Kerusuhan 21-22 Mei, Polri Periksa Pemimpin Garda Prabowo

Kegiatan ini sebagai realisasi Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Sosial Humaniora (PKM PSH) dengan dosen pembimbing, Dr Suhasman, S.Hut,. M.Si.

Mereka mencoba mencari tahu mengapa animo masyarakat kurang untuk mengelola aren. Kemungkinan pemerintah kurang mewadahi atau masyarakat yang belum mengetahui potensi ekonomi aren yang luar biasa.

Fadli Zon: Jokowi Gagal Paham

Strategi yang dihasilkan berupa adanya peraturan desa setiap satu pohon aren dewasa yang ditebang harus menanam 10 kali lipat pohon aren anakan, adanya fasilitas peningkatan aksesibilitas tanaman aren yang di dalam hutan yang tidak terkelola guna meningkatkan nilai tambahnya, serta adanya fasilitas sarana produksi gula merah yang dihasilkan dari nira aren.

“Strategi tersebut disusun berdasarkan data di lapangan yang menunjukkan bahwa petani pengelola aren di Desa Lanne hanya berjumlah 25 orang, sedangkan jumlah populasi aren yang tumbuh mencapai 8.000 pohon,” ungkap Dewi Indasary selaku ketua tim.

Adu Kreativitas di Pesta Pelajar

Hal ini menunjukkan pengelolaan aren belum dilakukan secara maksimal. Disamping itu, adanya kebiasaan masyarakat desa yang menebang minimal satu pohon untuk keperluan adat juga menjadi alasan populasi aren dari tahun ke tahun berkurang.

Lebih lanjut, minimnya upaya pengelolaan dan revitalisasi yang dilakukan masyarakat menjadikan potensi aren tidak termanfaatkan. (aas)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...