Banyak Fasum di GMTD Belum Diserahkan

Senin, 17 Juni 2019 - 07:17 WIB
Masjid Ceng Ho di Jl Danau Biru Tanjung Bunga, Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Pembangunan di kawasan Tanjung Bunga terus menggeliat. Tetapi, fasilitas umum dan sosial di sejumlah perumahan di kawasan itu banyak yang belum diserahkan.

Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Nirman Niswan mengatakan, pihaknya berharap ada penyerahan fasum dan fasos dalam waktu dekat. Secepatnya.

Mekanisme penyerahannya, kata dia, akan dibahas dalam rapat teknis bersama PT GMTD. Di mana, pihak pengembang diharap sudah harus mendata-data apa-apa saja yang akan diserahkan sebelum rapat.

Pihaknya, ingin rapat tersebut tidak berulang-ulang. “Kami ingin sekali jalan. Makanya, harus jelas titik-titik mana saja yang akan diserahkan. Mulai dari jalan hingga fasum dan fasos di kluster-kluster pembangunan perumahan,” tuturnya.

Associate Director PT GMTD Tbk, Eka Firman Ermawan menyambut baik rencana pemerintah untuk menggelar rapat bersama. Guna pembuktian dari sisi hukum di pengadilan, legalitas, hingga hal-hal teknis lainnya.

Saat ini, diakuinya, GMTD dari data pembangunan yang berkelanjutan masih tercatat ada 300 hektare atau baru 40 persen dari total kesepakatan.

Untuk itu, fasum dan fasos yang perlu untuk ditinjau. Mulai dari Jalan Metro Tanjung Bunga hingga Jembatan Barombong. Termasuk stadion, area parkir GMTD di beberapa titik, hingga pembangunan kluster perumahan.

“Intinya PT GMTD akan menyerahkan. Duduk bersama jauh lebih baik agar tidak ada yang dirugikan,” jelasnya. Menurutnya, berdasarkan aturan penyerahan fasum dan Fasos dilakukan setelah pembangunan mencapai 800 hektare.

“Pemkot sendiri menilai pembangunan sudah mencapai 800 hektare,” tambahnya.

PT GMTD disebut sudah menyerahkan beberapa fasum-fasos ke pemkot. Dalam hal ini berupa tanah yang kini dibanguni kantor kecamatan Tamalate seluas 1.512 meter, gardu induk PLN, masjid Madani Tanjung Bunga dan beberapa fasilitas lainnya.

“Total yang sudah PT GMTD serahkan hampir 32 hektare atau 31 ribu 800 meter,” tambahnya. (*)

Reporter: M Ashri Samad-Dewi Sartika
Editor: Amrullah B Gani

One thought on “Banyak Fasum di GMTD Belum Diserahkan

Comments are closed.