Bukan Diasuh, Pimpinan Ponpes Justru Setubuhi Santrinya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, BULELENG – Seorang oknum pimpinan yayasan panti asuhan di Kabupaten Buleleng, Bali, diduga mencabuli santrinya.

Kasus itu tengah ditangani kepolisian. Sementara korban pencabulan telah mendapat pendampingan guna pemulihan kondisi psikis.

Informasi yang dihimpun, aksi pencabulan itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Pimpinan yayasan berinisial K sering memaksa menyetubuhi korban. Biasanya pelaku menyetubuhi korban pada malam hari, saat anak asuh lainnya sudah terlelap.

Destinasi Wisata: Butuh Sinergi dan Peran Penta Helix

Korban pun tak bisa berbuat banyak. Sebab dia takut dengan ancaman pelaku. Selain itu, korban juga takut dikeluarkan dari yayasan. Terlebih korban berasal dari keluarga tidak mampu.

“Korban ini takut dikeluarkan dari yayasan itu, takut diancam. Sudah lama pimpinan yayasan itu punya kelakuan bejat. Malah korban ini disetubuhi berkali-kali,” ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati Pembangunan Masyarakat Buleleng, Gede Anggastia.

Satu Keluarga Tabrakan Truk, Begini Kondisinya

Lama kelamaan korban tak sanggup lagi dicabuli pelaku. Korban bersama beberapa kawannya di panti, memilih keluar. Didampingi sejumlah pegiat, korban melaporkan kasus tersebut ke polisi.

“Informasinya bukan korban ini saja yang dicabuli. Ada juga beberapa anak yang lain jadi korban pencabulan oknum ini,” imbuhnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment