Desakan Ganti Airlangga Hartanto Makin Kuat

Senin, 17 Juni 2019 - 12:54 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kader muda Partai Golkar yang tergabung dalam Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG), mendesak percepatan Musyawarah Nasional (Munas) untuk pergantian ketua umum. Ini mengindikasikan desakan segera melakukan Munas semakin kuat.

Sebelumnya, beberapa senior Golkar sudah menyuarakan dilakukannya Munas, dengan alasan partai ini gagal total dalam merealisasikan target perolehan suara di pileg 2019.

Merespons itu, Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily meminta kader muda beringin bersabar.

Ace menjelaskan, sesuai amanat Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar 2017, dan anggaran dasar / anggaran rumah tangga (AD/ART), Munas akan digelar Desember 2019. “Jadi sebaiknya para kader muda Partai Golkar bersabar,” kata Ace di gedung DPR, Jakarta, Senin (17/6).

BKN: Pembatasan Usia CPNS Bukan Asal Comot

Dia mengatakan, di sisa waktu yang ada ini, Golkar masih punya kesempatan fokus melaksanakan berbagai agenda nasional. Misalnya, terkait sidang perselisihan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

Baik itu untuk PHPU Pileg dan Pilpres 2019. Kemudian, penetapan pimpinan DPR, DPRD provinsi, kabupaten/kota. Selain itu, yang lebih penting adalah persoalan pelantikan presiden. “Jadi, sebaiknya bersabar dahulu, sesuai AD/ART ikuti prosesnya agar berlangsung dalam agenda yang ada,” jelas Ace.

Sehari, 8 Terduga Sabu Ditangkap

Dia menepis, Golkar mengalami keterpurukan di Pemilu 2019. Ace menegaskan saat ini Golkar berada di urutan kedua partai politik peraih kursi terbanyak untuk DPR. Menurut dia, barometer paling mendasar dari pileg adalah raihan kursi di legislatif. “Hari ini insyaallah Partai Golkar akan tetap menjadi pemenang kedua dan diperkirakan mendapat 85 kursi,” katanya.

Ace menambahkan meski bersaing dengan PDIP yang memiliki kader sebagai capres, Golkar bisa bertahan di posisi kedua. “Alhamdulillah kami bisa tetap bertahan dengan posisi itu,” ujarnya.

Praktisi Hukum Sebut Tim Prabowo Kewalahan

Sepanjang era reformasi, lanjut Ace, Golkar berhasil mendukung capres yang menang dalam pilpres. “Ini menurut kami merupakan prestasi yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ace menuturkan, Airlangga Hartarto memimpin Golkar hanya satu setengah tahun. Airlangga memimpin sejak 2017 ketika citra Golkar berada pada titik nadir mengkhawatirkan. Bahkan, kala itu sejumlah lembaga survei menempatkan Golkar pada posisi enam persen. Sejak 2017 hingga kini, kepemimpinan Airlangga berhasil menaikkan citra Golkar.

Pemkab Santuni Petugas KPPS yang Gugur

“Dengan posisi yang hanya diberikan satu tahun melakukan konsolidasi, Pak Airlangga menaikkan citra Partai Golkar di posisi kedua,” papar Ace.

Lebih jauh, dia menuturkan sejauh ini Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga telah mampu menyinergikan kekuatan dan konsolidasi politik untuk memastikan bersama pemerintahan Jokowi – Maruf Amin. “Itu harus sejalan dan beriringan,” kata juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi – Ma’ruf itu. (jpnn)

2 thoughts on “Desakan Ganti Airlangga Hartanto Makin Kuat

Comments are closed.