Majelis Tinggi Dituding Ingin Jual Ketum Demokrat ke Sandi dan Gatot

Senin, 17 Juni 2019 - 07:24 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Andi Arief menuding Max Sopachua dan Ahmad Mubarok, ingin menjual kursi Ketua Umum Partai Demokrat kepada orang dari luar partai. Karena itu mereka, bersama sejumlah senior Demokrat lainnya, bermanuver mendesak digelarnya kongres luar biasa alias KLB.

Orang luar yang dimaksud Andi adalah bekas politikus Gerindra, Sandiaga Uno dan eks Panglima TNI Jenderal (purn), Gatot Nurmantyo. Selain sebagai pendiri partai, Max saat ini tercatat Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Video Gol-gol Uruguay Saat Gasak Ekuador di Grup C Copa America

“Kami sudah tahu kalau Mubarok, Max Sopacua akan memberikan kursi Ketum Demokrat kepada Sandi Uno, Gatot Nurmantyo, dan lain-lain,” kata Andi Arief di akun Twitternya, Minggu (16/6).

“Menjadi makelar memang kerap menguntungkan, tapi Sandi Uno atau Gatot Nurmantyo bukan orang yang bodoh yang bisa dibohongi,” imbuhnya.

Banyak Fasum di GMTD Belum Diserahkan

Baginya, para tokoh yang tergabung dalam Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) itu sudah tak pernah berkontribusi kepada partai.

Di sisi lain, manuver Max cs juga dinilai tak memperlihatkan jiwa kemanusiaan sama sekali mengingat Ketum Demokrat, SBY serta para kader masih berduka atas meninggalnya Ani Yudhoyono.

Gerakan Lokal

Atas hal itu, ia, enggan untuk meladeni manuver para senior partai tersebut. “Tidak tepat waktunya mengajak kami dan Pak SBY ‘berkelahi’. Sekarang kami sedang berduka atas kepergian Ibu Ani. Adakah hati dan kemanusiaan?” tandasnya. (jpnn)