Penggunaan Bahasa Indonesia Harga Mati

4 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Dadang Sunendar mengingatkan pentingnya mengutamakan penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, baik sebagai bahasa percakapan maupun sebagai informasi.

Sofyan Jacob: Saya Purnawirawan Polri yang Taat Hukum

Menurut Dadang, penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara di ruang publik juga harga mati, sama seperti NKRI. Dan media massa memiliki peran penting dalam menegakkan kedaulatan Bahasa Indonesia di ruang publik.

“Melalui media massa, semua informasi bisa sampai dan tulisan wartawan menjadi rujukan masyarakat. Suara kami kecil, makanya media perlu membantu menjaga muruah Bahasa Indonesia sebagai jati diri bangsa,” kata Dadang pada sosialisasi pengutamaan bahasa negara di media massa di aula Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Senin (17/6/2019).

Agung Hercules Kanker Otak, Deddy Corbuzier Tantang Adu Panco

Lebih lanjut, Dadang menjelaskan, ada empat segmen yang menjadi perhatian balai bahasa dalam pengutamaan Bahasa Indonesia di ruang publik, di antaranya papan petunjuk, residensial/properti, naskah dinas dan bangunan komersial.

Sosialisasi pengutamaan bahasa negara dihadiri puluhan jurnalis dari berbagai media di Makassar. Acara dipandu Kepala Balai Bahasa Sulsel, Zaenab. (nurdin tappa)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...