PSI Pelopori Gerakan Tolak Politik Dinasti di Pangkep

Senin, 17 Juni 2019 - 12:16 WIB
Pengagas Tolak Politik Dinasti di Kabupaten Pangkep, Nasaruddin Gente

FAJAR.CO.ID,PANGKEP– Menjelang kontestasi pemilihan kepala daerah di Kabupaten Pangkep, sejumlah masyarakat kabupaten Pangkep mulai membentuk gerakan tolak politik dinasti.

Pengagas Gerakan Tolak Politik Dinasti Kabupaten Pangkep, Nasaruddin Gente menjelaskan bahwa, gerakan tersebut digagas melihat mulai munculnya figur-figur bakal calon Bupati dan Wabup Pangkep yang berasal dari keturunan keluarga Bupati Pangkep saat ini, Syamsuddin Hamid.

Minta Rp7,389 Triliun, DPR Akan Bangun Gedung Baru

“Tentunya kita sangat menolak politik dinasti di Kabupaten Pangkep. Praktik seperti ini cenderung dapat terjadi praktik korupsi dan nepotisme di tataran pemerintahan nantinya,” bebernya.

Lanjut disampaikan, di Kabupaten Pangkep saat ini mulai marak sosialisasi bakal calon bupati, termasuk dari kalangan keluarga bupati saat ini.

“Manuver mulai dilakukan, tidak terkecuali dari kalangan keluarga-keluarga kepala daerah yang sedang berkuasa sekarang. Sehingga hal itulah kami mulai membentuk Gerakan 2020 Tolak Politik Dinasti,” bebernya.

Tersangka Makar, Mantan Kapolda Sulsel Diperiksa Polda Metro Jaya

Ketua PSI Kabupaten Pangkep ini menyampaikan, politik dinasti di berbagai daerah cenderung bermasalah, sebab lebih mengedepankan kekerabatan bukan integritas dan kompetensi yang dimiliki.

“Politik Dinasti biasanya dimulai dengan menguasai partai politik. Maka penjaringan bakal calon kepala daerah dipastikan tidak berjalan maksimal di internal partai tersebut,” ungkapnya.

Nasdem Menang Pileg 2019 di Torut, Kalatiku-Rinto Pecah Kongsi

Politik Dinasti juga disebut sangat rentan dengan monopoli kekayaaan yang dilakukan keluarga kepala daerah.

“Kesejahteraan di Pangkep tidak merata, tidak terdistribusi dengan baik dan adil. Hal itu disebabkan kekuasaan yang dimiliki satu keluarga tertentu sangat kuat, memungkinkan praktik-prektik penyalahgunaan kekuasaan terjadi. Oleh karena itu, kami konsisten akan tetap pada barisan gerakan dinasti di Pangkep,” bebernya.

Ke Singapura, None Tak Hadiri Pemeriksaan Polisi

Terlebih lagi, saat ini banyak figur yang lebih layak dan tahu kondisi untuk memimpin Kabupaten Pangkep ke depannya.

“Ada beberapa tokoh- tokoh potensi lainnya yang bukan dari keluarga Bupati saat ini,” ucapnya.

Diketahui bahwa saat ini, ada beberapa nama dari keluarga Bupati Pangkep yang disebut-sebut bakal masuk sebagai paslon pada pemilihan nantinya. (fit)