Saudagar Bugis-Makassar


Oleh: Aidir Amin DaudPara Saudagar Bugis-Makassar kembali berkumpul akhir pekan lalu di Makassar. Meski Pak JK berhalangan hadir, namun acara Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XIX 2019 di Makassar tetap berlangsung meriah. Menteri PANRB Syafruddin yang datang mewakili Pak JK mengajak seluruh pengusaha yang tergabung dalam Saudagar Bugis Makassar untuk mengembangkan potensi wisata yang dimiliki Sulawesi Selatan dengan memadukan antara kearifan lokal dan kemajuan teknologi. Menurut Syafruddin, semuanya untuk meraup devisa sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.***Banyak kritik terhadap apa yang dilakukan selama ini dalam perhelatan PBSM, yang dinilai berjalan sebagai even tahunan, reuni dan bahkan disinisi seperti arisan. Namun, terlepas dari berbagai kritikan ini, PSBM setidaknya telah mempertemukan begitu banyak saudagar Bugis-Makassar dari berbagai penjuru tanah air bahkan mereka yang sudah berkiprah di mancanegara.Termasuk mendengarkan berbagai ‘sucses-story’ yang begitu meng-inspirasi. Bahwa PSBM belum cukup sukses meniru apa yang disebut ‘Gebu Minang’, mungkin ada benarnya. Namun apapun, bertemu dan bersilaturahmi mungkin lebih dari cukup. Kita meyakini, saling bertukar kartu-bisnis, nomor ponsel adalah sebuah gerakan silaturahmi yang pasti tidak sia-sia dan akan berkelanjutan.Kembali kepada sambutan Menpan Syafruddin mengingatkan bahwa dalam era globalisasi saat ini banyak negara yang berkompetisi mengembangkan destinasi wisata yang dipadukan dengan teknologi. Arab Saudi kini tidak lagi mengandalkan minyak sebagai pendapatan utama, mereka telah merintis megaproyek neom sebagai kota masa depan dan wisata sebagai sumber utama devisanya. Begitu pula dengan China yang telah memanfaatkan teknologi untuk pengembangan destinasi wisata.

Komentar

Loading...