Tersangka Makar, Mantan Kapolda Sulsel Diperiksa Polda Metro Jaya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya (PMJ), kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Kapolda Metro Jaya, Komjen (Purn) Mochammad Sofyan Jacob. Mantan orang nomor satu di kepolisian Ibu Kota itu bakal menjalani pemeriksaan pada pukul 10.00 WIB.

“Ya benar agendanya seperti itu (Sofyan diperiksa),” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (17/6).

Dikonfirmasi terpisah, pihak Sofyan bakal penuhi panggilan tersebut. “Insyaallah kita akan datang, Pak Sofyan juga,” kata Ahmad Yani selaku Kuasa Hukum Sofyan.

Dilapori Wagub Pencopotan Lutfie Natsir, Ini Kata Dirjen Otoda

Untuk pemeriksaan kali ini, Ahmad mengatakan, kliennya tak membawa bukti bantahan apa pun terkait tuduhan makar yang disangkakan. Menurut dia, penyidik selama ini belum pernah sekalipun memeriksa Kapolda Metro Jaya periode 2001 itu.

“Kita malah enggak mengerti mau bawa barang bukti yang mana. Sampai saat ini penyidik belum menjelaskan, tahu-tahu Pak Sofyan sudah jadi tersangka. Beliau belum pernah diperiksa sebagai saksi,” imbuhnya.

Kemendagri Evaluasi Pelantikan 600 Pejabat oleh Danny Pomanto

Sebagai informasi, pemeriksaan ini merupakan panggilan ketiga untuk Sofyan. Pada pemeriksaan kedua yang dijadwalkan Senin (10/6) lalu ia tak bisa hadir dengan alasan sakit.

Diketahui, Mantan Kapolda Metro Jaya Komjen (Purn) M. Sofyan Jacob ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan makar pada Rabu (29/5). Kasus Sofyan tersebut merupakan pelimpahan dari Bareskrim Mabes Polri.

22 Atlet Perkuat Kontingen O2SN Barru

“Sudah tersangka, kasusnya pelimpahan dari Bareskrim Polri,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Senin (10/6).

Sofyan dilaporkan seseorang di Bareskrim Mabes Polri. Pelapornya sama dengan pelapor tersangka makar Kivlan Zen dan Eggi Sudjana. Laporan di Bareskrim itu kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.

Minta Rp7,389 Triliun, DPR Akan Bangun Gedung Baru

Sofyan disangka melanggar Pasal 107 KUHP dan atau 110 KUHP juncto Pasal 87 KUHP dan atau Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 dan atau Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Dia diduga melakukan kejahatan terhadap keamanan negara atau makar, menyiarkan suatu berita yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat, atau menyiarkan kabar yang tidak pasti. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...