Kutip Alquran, Jurus Jitu Yusril Jawab Gugatan Prabowo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA - Ketua Tim Hukum Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengutip tiga ayat Alquran saat membacakan jawaban sebagai pihak terkait di sidang sengketa Pilpres 2019. Ayat Alquran tersebut untuk mengangkat muruah Mahkamah Konstitusi (MK) yang sempat delegitimasi kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

Menurut Yusril, MK merupakan pihak berwenang yang diatur dalam undang-undang dalam menyelesaikan perselisihan pemilu. Dia menjelaskan, perselisihan dalam pemilu lazim dan sangat mungkin akan terjadi dalam kehidupan demokrasi di suatu negara modern yang jika dilihat dari perspektif Islam, hal-hal seperti itu akan bisa diselesaikan oleh badan-badan peradilan yang imparsial dan objektif.

KPU Nilai Tautan Berita Tak Penuhi Syarat

"Alquran telah memberikan pedoman dan bimbingan mengenai pembentukan mahkamah, untuk memutuskan berbagai perselisihan dalam kehidupan demokrasi sebuah negara modern sebagaimana tertuang dalam surah An-Nisa ayat 58," kata Yusril.

"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu untuk menyampaikan amanat kepada barang siapa yang berhak untuk menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya Allah sebaik-baik pemberi pelajaran kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat," kata Yusril membacakan terjemahan ayat An-Nisa ayat 58.

Oknum Jaksa Diduga Selingkuhi Istri Staf Kejaksaan Bone

Yusril melanjutkan, dalam surah An-Nisa ayat 135 disebutkan, wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap kedua orang tuamu. Jika mereka kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu akan kemaslahatannya. Maka janganlah kalian mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kalian memutarbalikkan kata- kata atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Teliti terhadap segala sesuatu yang kalian kerjakan.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...