Mursi Meninggal di Ruang Sidang, Kelompok HAM Curigai Mesir

Selasa, 18 Juni 2019 - 13:42 WIB
Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi meninggal usai menjalani persidangan, Senin (17/6). (Tarek El-Gabass/AFP)

FAJAR.CO.ID, KAIRO – Kelompok HAM, Human Rights Watch menilai wafatnya mantan Presiden Mesir, Mohamed Mursi mengkhawatirkan, tapi tidak mengherankan. Kematiannya itu mencerminkan kegagalan pemerintah Mesir memberinya perawatan medis yang memadai.

“Apa yang telah kami dokumentasikan selama beberapa tahun terakhir adalah kenyataan bahwa dia (Mursi) berada dalam kondisi terburuk. Setiap kali dia muncul di hadapan hakim, dia meminta perawatan medis,” kata Direktur Eksekutif Divisi Timur Tengah dan Afrika Utara dari Human Rights Watch, Sarah Leah Whitson.

Pesta Ultah Polisi Ditemani Bir 2 Krak Berujung Pengeroyokan

Dia menambahkan, Mursi dibui dalam keadaan kekurangan makanan dan obat-obatan yang memadai. “Pemerintah Mesir telah mengetahui dengan sangat jelas tentang kondisi medisnya yang menurun. Dia telah kehilangan banyak berat badan dan juga pingsan di pengadilan beberapa kali,” sambung Whitson.

Kongres Mengarah Aklamasi, PDIP Belum Siap Ganti Megawati

“Dia ditahan di sel isolasi tanpa akses ke televisi, email, atau komunikasi apa pun dengan teman dan keluarga,” tambahnya seperti dimuat Al Jazeera.

Sementara itu, kelompok Amnesty International menyerukan penyelidikan independen, menyeluruh, dan transparan atas kematian Mursi.

Ini Capaian Kinerja Fasilitatif Kemenkumham Sulbar

“Berita kematian Mohamed Mursi di pengadilan hari ini sangat mengejutkan dan menimbulkan pertanyaan serius tentang perawatannya di tahanan,” kata Amnesty International, Senin (17/6).

“Pihak berwenang Mesir memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa sebagai tahanan, dia (Mursi) memiliki akses perawatan medis yang layak,” tambahnya.

FK Unibos Bakal Tampilkan Kreativitas Mahasiswa

Sementara itu, anggota parlemen Inggris, Crispin Blunt, mengecam kondisi penahanan Mursi. “Kami ingin memahami apakah ada perubahan dalam kondisinya sejak kami melaporkan pada Maret 2018, dan jika dia terus ditahan dalam kondisi yang kami temukan, maka saya khawatir pemerintah Mesir kemungkinan akan bertanggung jawab atas kematiannya yang prematur,” ujarnya seperti dimuat Reuters. (jpnn)

One thought on “Mursi Meninggal di Ruang Sidang, Kelompok HAM Curigai Mesir

Comments are closed.