Agus Maksum Umbar Tudingan di Sidang MK, Buktinya Belum Siap

Rabu, 19 Juni 2019 15:03

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Saksi dari Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Agus Maksum mengklaim ada 17,5 juta data invalid dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019. Pernyataan itu memantik perdebatan di dalam sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Rabu (19/6).Usai perdebatan panjang antara saksi, hakim, KPU dan Tim Hukum Joko Widodo – Ma’ruf Amin, Enny Nirbaningsih selaku hakim konstitusi lalu meminta kubu Prabowo – Sandi menghadirkan bukti P155 terkait permasalahan NIK, KTP, dan KK invalid.

Produksi Batu Bara Tumbuh 12,24 Persen

“Karena saya cari di sini P155 yang menunjukkan 17,5 juta itu tidak ada. Tolong dihadirkan,” kata Enny di dalam persidangan.Enny menjelaskan, bukti tersebut sangat penting dalam persidangan. Hal itu menjadi patokan hakim untuk menganalisis permohonan 17,5 juta suara yang dianggap tak wajar.”Saya cari enggak ada itu P155 karena ini penting sekali. Sehingga kami tahu clear sekali di mana kemudian NIK yang tidak sesuai termasuk KK yang tidak sesuai itu dari 17,5 juta,” tegasnya.

Ingin Pemuda Pancasila Dibina, Ome Temui Kapolres Palopo

Kubu Prabowo – Sandi sendiri meminta waktu agar menghadirkan bukti itu dalam sidang. Sebab, tim hukum yang bertugas dalam penyusunan barang bukti tengah bertugas melakukan verifikasi bukti yang sempat diprotes hakim di awal persidangan.

Bagikan berita ini:
3
6
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar