Dana Kelurahan Rp4 Miliar Mengendap di Kas Daerah, Ini Penyebabnya…

Rabu, 19 Juni 2019 - 08:35 WIB

FAJAR.CO.ID,BUTON— Sebanyak Rp 4 miliar lebih dana kelurahan kini mengendap di kas daerah (Kasda) Kabupaten Buton. Kendati turunnya sudah berbulan-bulan, namun dari 12 kelurahan yang ada belum satupun mengusul pengambilan dana tersebut.

“Jumlah yang masuk di kas daerah ada sebanyak empat miliar lebih. Tapi sampai hari ini belum ada dari pihak kelurahan yang datang meminta,” kata Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Buton, Tohir, di kantornya, Selasa (18/6)/

Dijelaskan, usulan pencairan dana kelurahan ini dilakukan melalui pemerintah kecamatan masing-masing. Sebab, camat nanti bertindak sebagai pengguna anggaran (PA), lurah sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA, dan pejabat pembuat komitmen (PPK) nya dari pihak kelurahan.

Tentang kendala belum adanya usulan, Tohir mengaku belum tahu. Tapi yang pasti bila syaratnya lengkap secepatnya disalurkan.

Pengelolaannya nanti beda dengan dana desa (DD), walaupun usalan penggunaannya sama-sama dari masyarakat. Dana kelurahan bila berbentuk fisik akan ditender oleh pihak ketiga, sementara DD murni swakelola.

Tohir merincikan, dari Rp 4 miliar lebih dibagi dengan 12 keluruahan, masing-masing mendapat kurang lebih Rp 170 juta. Hanya saja, dia belum tahu apakah jumlah tersebut sudah untuk satu tahun anggaran atau masih ada lagi termin kedua sampai ketiganya. (butonpos/eds)

loading...