Dikonfrontir dengan Habil, Mayjen Kivlan: Saya Difitnah

FAJAR.CO.ID, JAKARTA--Mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Mayor Jenderal TNI (Purn) Kivlan Zen menjalani agenda konfrontasi terkait kasus tuduhan rencana pembunuhan empat pejabat pada Selasa (18/6).

Kivlan dikonfrontasi dengan tersangka Habil Marati dan Iwan Kurniawan alias HK. Usai dikonfrontasi selama kurang lebih 7 jam, Kivlan menyebut dirinya difitnah.

Cerita BW soal Saksi Prabowo Tidak Bisa Hadir karena Diperiksa Provos

Agenda konfrontasi digelar pada Selasa (18/6) sekira pukul 16.55 WIB dan baru selesai pada Rabu (19/6) pukul 00.15 WIB. Ditemui usai konfrontasi tersebut, Kivlan merasa telah difitnah para tersangka. “Ya, saya difitnah. Saya difitnah,” ungkap Kivlan di Polda Metro Jaya, Rabu (19/6).

Meski begitu, Kivlan enggan merinci lebih mendalaman fitnah seperti apa yang dinaksud. Dia irit bicara ihwal pemeriksaan tersebut. Kivlan hanya memastikan konfrontasi telah berjalan sesuai agenda dan tidak ditemukan kejanggalan. “Eggak ada yang janggal,” sambungnya.

Mayjen Kivlan Minta Perlindungan, Ryamizard Ngaku Sudah Bisik Polri

Seperti diketahui, Kivlan kembali menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (18/6) sore. Tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal itu dikonfrontir dengan para tersangka calon eksekutor pembunuh empat pejabat.

Kivlan dikonfrontir dengan tersangka Iwan Kurniawan dan Habil Marati. Tak berbicara sepatah kata pun, Kivlan tiba di Polda Metro Jaya sekitar pukul 16.55 WIB. Kivlan yang mengenakan kemeja putih dan jas biru dikawal ketat oleh sejumlah anggota kepolisian saat memasuki gedung Ditreskrimum.

Organda Dukung Pemerintah untuk Atur Promo Ojek Online

Kuasa hukum Kivlan, Muhammad Yuntri menyampaikan kliennya tak menyiapkan barang bukti dalam pemeriksaan tersebut. “Kami fokus untuk konfrontasi langsung, belum (membawa) barang bukti,” ungkap Yuntri, Selasa (18/6).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...