Dikonfrontir dengan Habil, Mayjen Kivlan: Saya Difitnah

  • Bagikan
Tersangka kasus makar usai menjalani konfrontasi di Polda Metro Jaya, Rabu (20/6/2019) dini hari.
Habil Marati telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus dugaan ancaman pembunuhan terhadap empat pejabat dan satu bos lembaga survei. Dia diduga berperan sebagai pemberi uang Rp 150 juta kepada Kivlan untuk membeli senjata api.
Menhan Minta Polri Pertimbangkan Jasa Mayjen Kivlan
Wadirkrimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary menyebut, Habil berperan sebagai pemberi dana sebesar Rp 150 juta kepada Kivlan untuk keperluan pembelian senjata api. “Tersangka HM (Habil Marati) ini berperan memberikan uang. Jadi uang yang diterima tersangka KZ (Kivlan Zen) berasal dari HM. Maksud dan tujuan untuk pembelian senjata api. Juga memberikan uang Rp 60 juta langsung kepada tersangka berinisial HK, untuk biaya operasional dan pembelian senjata api,” kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Ade Ary di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (11/6) lalu.
Saksi Prabowo-Sandi Beber 17,5 Juta DPT Siluman
Terungkapnya kasus ini membuat Kivlan disebut-sebut sebagai pemberi perintah untuk melakukan pembunuhan terhadap 4 pejabat dan satu bos lembaga survei. Namun, sampai saat ini polisi belum merilis secara resmi apakah Kivlan sebagai otak intelektual atau ada pihak lain. Enam tersangka yang telah ditahan juga sudah memberikan keterangan terkait dugaan adanya keterlibatan Kivlan merancang pembunuhan terhadap empat pejabat di antaranya Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan, Menkopolhukam Wiranto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, dan Staf Khusus Presiden Bidang Intelijen dan Keamanan Gories Mere. (jp)
  • Bagikan