Dipindah ke Rutan Gunung Sindur, Setnov Sakit-sakitan

Rabu, 19 Juni 2019 - 08:50 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Terpidana korupsi E-KTP, Setya Novanto ditempatkan dalam sel yang biasa digunakan untuk mengurung teroris di Rutan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Setelah dipindahkan, mantan Ketua DPR itu langsung mengeluh sakit. Namun, dia belum boleh dijenguk pihak Rutan.

Kepala Rutan Gunung Sindur, Agus Salim menuturkan, selama di rutan, Novanto mengeluhkan sakit yang dideritanya, seperti tangan yang bengkak di sebelah kiri.

Mantan Direktur RSUD Parepare Ditetapkan Tersangka, Ini Kasusnya

“Mengeluh jantung, gula darah, dan tangannya masih bengkak sebelah kiri. Karena dari Bandung kan juga baru pulang berobat,” kata Sopiana, Selasa (18/6).

Ia menambahkan, pihaknya belum mengetahui apakah Setnov menetap di Gunungsindur untuk menjalani masa tahanannya atau dipindahkan lagi. “Belum ada yang menjenguk. Karena di rutan prosedurnya ketat. Hanya keluarga inti istri, anak, ibu dan bapak, lainnya tidak bisa,” katanya.

Soal Pernyataan Eks Kadiskes Parepare, Sekda Menilai yang Bersangkutan Sudah Linglung

Setnov pun dipastikan mendapatkan penjagaan ketat lantaran sel tersebut diperuntukan bagi warga binaan teroris dengan sistem high risk. “Penjagaan super ketat dengan dijaga 21 Brimob. Masuk rutan saja sulit. Tapi tidak ada penempatan khusus bagi Setnov semuanya sama seperti napi lain,” kata Agus.

Kebakaran Hebat, Mulkin Deng Sirua Meninggal Setelah Berhasil Selamatkan Istri dan Anak

Dia menuturkan, ada 350 CCTV sehingga untuk memantau tahanan. Ditambah dengan pengawasan yang ketat dan tidak semua bisa masuk sembarang.

“Anggota rutan gunsin ada 97 plus 1 peleton yang berjumlah 21 anggota Brimob. Bahkan, pemberian makan diantar oleh outsourcing yang masuk ke masing-masing sel sehingga penghuni lapas tak makan diluar,” jelasnya. (jp)

One thought on “Dipindah ke Rutan Gunung Sindur, Setnov Sakit-sakitan

Comments are closed.