Ditolak MK, LPSK Tak Bisa Lindungi Saksi Prabowo-Sandi

Rabu, 19 Juni 2019 13:32

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), tidak mempunyai kewenangan langsung melindungi saksi maupun ahli yang memberikan keterangan dalam sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) Pilpres 2019.Pasalnya, Mahkamah Konstitusi (MK) menolak usulan tim hukum Prabowo-Sandi untuk memberikan perintah kepada LPSK.“Waktu kuasa hukum 02 Prabowo-Sandi berkunjung ke LPSK pada Sabtu, (15/6) sudah dijelaskan soal keterbatasan mandat LPSK sesuai UU 31/2014. LPSK bukan tidak mau melindungi saksi atau ahli di MK, hanya ada keterbatasan mandat,” kata Wakil Ketua LPSK, Manager Nasution, Rabu (19/6).

Mayjen Kivlan Minta Perlindungan, Ryamizard Ngaku Sudah Bisik Polri

Dalam persidangan sengketa Pilpres 2019 yang digelar pada Selasa (18/6) kemarin, majelis hakim konstitusi menolak permintaan ketua tim hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) agar saksi maupun ahli diberikan perlindungan melalui kewenangan MK. Namun, hal itu tidak diindahkan.Manager menyebut, jika MK secara tegas menolak memberikan perlindungan kepada saksi. Maka, LPSK meminta aparat kepolisian untuk menjamin keamanan warga negara yang menjadi saksi dalam persidangan.

Bagikan berita ini:
2
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar