Film Rumah Merah Putih, Sentuh Hati Masyarakat Lewat Akting Anak-anak NTT

Rabu, 19 Juni 2019 09:04
Film Rumah Merah Putih, Sentuh Hati Masyarakat Lewat Akting Anak-anak NTT

Dalam penuturannya, ‘Rumah Merah Putih’ memang melibatkan anak-anak asal NTT. Banyak anak dari NTT yang mengikuti proses casting. Namun tujuh anak tersebut adalah yang paling mewakili karakter masing-masing tokoh dalam cerita. Bahkan ketika menunjukan akting menangis terlihat begitu tulus dari dalam hati.

Bank Muamalat Kian Akomodatif di Sulampua

Bahkan, ungkap Ari, persahabatan mereka sangat erat. Saling bergandengan tangan dan membantu. Sehingga tangisan mereka begitu natural.“Tidak disuruh, tetapi memang hati mereka tulus. saya mencari karakter yang natural. Selama 3 bulan casting mereka yang terbaik, dan 1 bulan kami syuting, kami yang mengajarkan ke NTT. Saya ingin ada kesan natural yang didapat,” tegas Ari Sihasale.

Begini Meriahnya Agenda Halalbihalal OJK Sulampua

Sang istri yang juga Produser, Nia Zulkarnaen menegaskan, ‘Rumah Merah Putih’ adalah film ke-9 dari Alenia Pictures. Cerita ini adalah film awal dari Trilogi anak-anak di perbatasan NTT, Papua, dan Kalimantan.“Kami mengawali dari NTT, nanti akan ke Papua dan Kalimantan. Bahwa 7 anak-anak ini punya bakat yang terpendam, mutiara dari Timur. Semoga jadi penyejuk kita semua. Jadi inspirasi anak-anak di gerbang pertama Indonesia. Kecintaan pada Indonesia tanpa batas, tanpa pamrih. Pemersatu di tengah keberagaman,” ungkap Nia.

Dipindah ke Rutan Gunung Sindur, Setnov Sakit-sakitan

‘Rumah Merah Putih’ sendiri memvisualisasikan kisah persahabatan antara Oscar (Amori De Purivicacao) dan Farel (Petrick Rumlaklak). Dua putra daerah dari NTT ini bersama lima sahabat lainnya merasa bangga sebagai anak Indonesia. Hal itu selalu mereka gelorakan setiap kali menyebut nama masing-masing. Seperti ‘Saya Petrick, ayah Malang, ibu Atambua, saya Indonesia,’.

Bagikan berita ini:
2
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar