Gagal Bangun Patung Kristus, Bupati Ini Minta Maaf ke Masyarakat

FAJAR.CO.ID,TTU- Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTU atas gagalnya pembangunan patung Kristus Raja dan taman doa di bukit Neonbat Kelurahan Maubeli Kecamatan Kota Kefamenanu.

Gagalnya pembangunan patung Kristus Raja dan taman doa disebabkan karena perencanaan yang dilakukan konsultan perencana PT Sabana tidak terperinci dan asal jadi, sehingga pemerintah daerah memutuskan untuk menggagalkan salah satu program utama dari Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes dan Wakil Bupati, Aloysius Kobes periode kepemimpinan 2016-2021.

“Saya harus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten TTU bahwa rencana salah satu program saya kemungkinan besar tidak bisa dilaksanakan, karena setelah kita mereview perencanaan, ternyata perencanaan asal jadi,” tutur Raymundus kepada Timor Express, Senin (17/6).

Menurutnya, faktor utama yang mempengaruhi gagalnya pembangunan patung Kristus Raja dan taman doa di bukit Noenbat lantaran konsultan perencana tidak memberikan perincian teknis terkait dengan perhitungan dan penggunaan bahan material.

Kendati demikian, pemerintah daerah tidak bisa memaksakan untuk menggunakan perencanaan yang asal jadi untuk pembangunan patung Kristus Raja dan taman doa. Apabila dipaksakan, maka proyek tersebut tidak mungkin tuntas dan memiliki dampak hukum.

“Kalau pun dipaksakan untuk dilakukan pembangunan, maka semua orang masuk penjara dan itu sudah pasti. Oleh karena itu biarlah korban kepada mereka yang telah melakukan proses pelelangan perencanaan dan konsultan perencanaan yang hasilnya tidak bagus,” ujarnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...