Hanya Sanggup 60 liter/Detik, PDAM Maros Cari Sumber Air Baru

Rabu, 19 Juni 2019 - 20:43 WIB

FAJAR.CO.ID, MAROS –– Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung, Kabupaten Maros melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) prastudi untuk pengembangan dan pencarian sumber air bersih dengan perusahaan PT Rajawali Agung Wisesa.

Direktur Utama PDAM Tirta Bantimurung, Abdul Baddar, kepada BKM, kemarin, menuturkan, MoU prastudi ini merupakan salah satu langkah untuk mencari titik air, dan lokasi pencarian air bersih.

Tak hanya tersebut, MoU ini juga merupakan titik awal pencarian dan pengembangan air bersih untul warga Maros. Termasuk di dalamnya pembagian dan penyaluran bersih.

MoU ini, kata Baddar, akan berjalan selama tiga bulan ke depan. Pihak perusahaan PT Rajawali Agung Wisesa akan bekerja maksimal untuk mengkaji dan mencari titik air baku yang ada di Maros, di luar dari yang sudah ada saat ini.

”Lokasinya di Tanralili. Kita tidak akan menggunakan Lekopancing. Tapi ini akan mengambil air dari sungai Maros yang berada di Tanralili. Hanya saja, di lokasi yang berbeda. Makanya dengan adanya pra studi ini, nanti akan dicari, dikaji lokasi sumber airnya, dan akan dialirkan kemana. Setelah semuanya dilaksanakan, dan dinyatakan layak, maka langkah selanjutnya akan dilakukan pelelangan untuk pengerjaannya,” jelasnya.

Selama ini, kata Baddar, pengelolaan air bersih dari sungai Maros, hanya bisa menghasilkan 60 liter/detik. Dengan dioperasikannya SPAM yang baru itu nantinya, diharapkan bisa menghasilkan 200 liter/detik.

”Cakupan pembagian air ini nanti diharapkan bisa mengalirkan sampai 12.000 rumah tangga yang berada di Kecamatan Simbang, Turikale, dan Tanralili,” ujarnya. (ari/mir/c)

Artikel ini telah terbit di beritakotamakassar berjudul: http://beritakotamakassar.fajar.co.id/berita/2019/06/19/pdam-maros-cari-sumber-air-bersih/