Hore….Pelajar di Palopo Dapat Seragam Gratis

Rabu, 19 Juni 2019 - 21:18 WIB
ilustrasi (Foto: JPG)

FAJAR.CO.ID, PALOPO — Pemerintah Kota Palopo menyiapkan seragam gratis bagi siswa yang mendaftar di tahun ajaran baru 2019/2020. Itu khusus siswa di Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Di Kota Palopo, jumlah sekolah dari TK-SMP mencapai puluhan. Estimasi anggaran yang disiapkanpun mencapai Rp3 miliar lebih.

Dikatakan Kadis Pendidikan melalui Sekretaris Disdik Kota Palopo, Herman Rahim yang didampingi Kabid Pendidikan Menengah Pertama Mus Taufiq, kalau saat ini masih dalam tahap penggodokan anggaran pastinya. Pasalnya, kata Herman, masih menunggu data pasti berapa siswa yang tercakup atau mendaftar di tahun ajaran baru 2019/2020.

Hanya saja, ia menyebutkan, estimasi biaya untuk penyediaan seragam sekolah gratis tersebut bagi setiap siswa berbeda-beda. Dikatakannya, untuk tingkatan TK estimasi anggaran yang disiapkan setiap siswa adalah di atas Rp100 ribu. Sedangkan untuk siswa SD-SMP estimasi anggaran yang disiapkan di bawah Rp500 ribu.

“Ini sudah menjadi visi-misi Wali Kota HM Judas Amir dalam membantu orang tua siswa menyongsong tahun ajaran baru,” kata Herman, Senin sore 17 Juni 2019.

Sebagaimana diketahui, kalau bagi seluruh siswa baru yang mendaftar tahun ajaran 2019/2020 di tingkat Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baik negeri maupun swasta akan mendapatkan seragam. Putih biru untuk SMP dan Putih merah untuk SD, plus topi dan dasi.

Pendaftaran

Dinas Pendidikan Kota Palopo merencanakan mulai melakukan pendaftaran siswa baru tanggal 28 Juni 2019 hingga 16 Juli 2019.
Dikatakan Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Disdik Kota Palopo, Drs Mus Taufiq MM, kalau Peraturan Wali Kota tentang sistem PPDB akan segera terbit pekan ini.

Kini, katanya, tinggal menunggu nota persetujuan dari Gubernur Sulsel melalui Biro Hukum.

Sebagaimana diberitakan yang lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo telah menetapkan pembagian zonasi serta jalur dalam sistem penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2019/2020.

Untuk itu, Pemkot Palopo, melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Palopo mengutamakan PPDB didasarkan domisili atau tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah tujuan, paling jauh 3 km.

Selain jalur zonasi yang paling utama juga terdapat jalur prestasi, afirmasi, atau masyarakat kurang mampu, serta jalur perpindahan tugas orang tua calon siswa.(idr/palopos.co.id)