Jangan Terlalu Lama di Taj Mahal, Diterapkan Denda

Rabu, 19 Juni 2019 - 12:57 WIB
Para wisatawan di Taj Mahal India. (IST)

FAJAR.CO.ID — Pengelola destinasi wisata Taj Mahal di India memberlakukan aturan baru berupa denda untuk menghentikan kebiasaan para wisatawan menghabiskan waktu terlalu lama di situs warisan dunia Unesco tersebut.

Taj Mahal di India merupakan landmark ikonik yang menjadi magnet bagi ribuan turis tiap harinya dari berbagai belahan dunia untuk melihat mausoleum putih dan arsitekturnya yang spektakuler.

Times of India melaporkan bahwa peraturan baru ini mulai berlaku pada Minggu kemarin, di mana wisatawan akan diberikan slot tiga jam untuk menjelajahi Taj Mahal. Jika melebihi batas waktu, mereka akan didenda membeli tiket baru.

Teknisnya tiap wisatawan yang membeli tiket di dalamnya terdapat keterangan waktu masuk pintu gerbang. Jika telah membeli tiket namun telat masuk ke gerbang, maka tiketnya dianggap hangus. Saat berada di gerbang keluar, wisatawan juga akan diperiksa tiketnya dan dicek keterangan jam masuknya, sehingga ketahuan apabila melebihi limit waktu tiga jam di dalam area wisata dan layak didenda.

Pada situs Superintending Archaeologist, Vasant Swarankar mengatakan kepada Times of India,”Jika wisatawan melebihi batas waktu tiga jam, mereka akan dikenakan biaya tambahan yang setara dengan tiket dan harus dibayar di gerbang keluar. Waktu masuk juga akan diberlakukan dan jika wisatawan tidak tiba pada waktu yang ditentukan, mereka tidak akan diizinkan masuk dan harus membeli tiket baru”

Aturan baru ini, kata dia, diterapkan untuk memastikan jumlah pengunjung Taj Mahal tidak overload. Kebijakan pengelola Taj Mahal ini bukan satu-satunya, Roma juga mengeluarkan sejumlah aturan baru untuk turis minggu ini, seperti melarang koper beroda di Spanish Steps dan melarang pengunjung berkeliaran tanpa busana. Beberapa pembatasan juga sangat spesifik, misalnya jika Anda minum dari air mancur, Anda tidak boleh membiarkan bibir Anda menyentuh ceret logam. (ful/aci)