Persebaya vs Madura United : Kejar Kado, Jaga Rekor

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Rekor pertemuan Persebaya Surabaya kala bersua Madura United sungguh mantap. Sejak diakui PSSI tahun 2017, kedua tim sudah bentrok sebanyak enam kali. Hebatnya, Green Force (julukan Persebaya) tak terkalahkan. Mereka meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang.

Tapi, hegemoni itu terancam kala kedua tim kembali bentrok dalam leg pertama perempat final Piala Indonesia 2018-2019 di stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya (live Jawapos TV pukul 16.30 WITA).

Sebab, kondisi tuan rumah memang sedang kurang oke. Green Force belum meraih kemenangan dalam tiga laga di Liga 1. Posisi pelatih Djadjang Nurdjaman bahkan sedang terancam.

Praktis, hanya kemenangan yang mampu membuat situasi kembali kondusif. Kemenangan menjadi sangat penting. Apalagi, Persebaya baru saja merayakan ulang tahun yang ke-92 pada Selasa, 18 Juni kemarin.

Pelatih Persebaya, Djajang Nurjaman berharap anak asuhnya bisa melupakan segala beban. Serta tampil maksimal dalam laga sore nanti.

“Mudah-mudahan kami bisa bangkit walaupun cukup berat. Saya ingin menampilkan performa Persebaya yang bagus seperti akhir musim lalu atau saat Piala Presiden,” katanya.

Masalahnya, tim tamu datang dengan kepercayaan diri tinggi. Madura United merupakan pemuncak Liga 1 saat ini. Mereka juga menjadi tim paling agresif dengan torehan sembilan gol dari tiga laga.

Pelatih Madura United Dejan Antonic bahkan tak sungkan untuk mengalahkan Persebaya. Meski, dia adalah mantan pemain Green Force musim 1995-1996 lalu. Dia tak peduli walaupun mantan timnya baru saya merayakan ulang tahun.

“Memang saya juga merasakan emosi (dengan ulang tahun Persebaya). Tapi saya harus profesional untuk dapat result positif,” terang pelatih asal Serbia itu.

Menurutnya, ini adalah momentum bagi Madura United untuk mengangkat tropi. Sebab, Dejan melihat ada kans bagi Laskar Sape Kerrab -julukan Madura United- untuk menjadi juara di ajang Piala Indonesia.

“Target kami sebenarnya adalah agar bisa lebih baik dari musim lalu. Tapi kalau ada kesempatan dapat tropi, pasti akan kami kejar. Itu penting buat kami,” tegas mantan pelatih Borneo FC itu.

Pemenang dari laga ini akan menjadi lawan PSM di semifinal Piala Indonesia. Jika laga lainnya Persija vs Borneo sudah ditentukan digelar Sabtu, 29 Juni.

Maka kemungkinan besar PSM di semifinal akan bermain pada Minggu, 30 Juni. PSSI belum merilis jadwal pastinya sebab menunggu lawan yang akan dihadapi PSM nanti.

Namun biaa dipastikan PSM akan berlaku sebagai tim tamu dahulu sebab, tim pelatih sudah menginstruksikan timnya menetap di Surabaya usai laga semifinal AFC Cup. (tam)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar