Ratna Sarumpaet Sebut Kebohongannya Dipolitisasi

Rabu, 19 Juni 2019 - 10:53 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Terdakwa penyebaran kabar bohong, Ratna Sarumpaet menyampaikan nota pembelaan atau pleidoi pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/6). Ratna dalam pleidoinya merasa kebohongannya telah dipolitisasi.

Dengan berurai air mata, Ratna menyatakan bahwa kebohongannya soal penganiayaan tidak ada kaitannya dengan politik. Alasannya, kebohongannya untuk menutupi operasi plastik.

Wabup Ini Ikut Seleksi Pimpinan KPK

“Sulit dipungkiri betapa kasus berita bohong yang menimpa saya sudah sejak awal sarat dengan politisasi. Media massa, media sosial, politisi bahkan proses penyidikan saya berusaha keras menggiring opini publik seolah saya telah dengan sengaja menciptakan dan menyebarkan kebohongan demi kepentingan salah satu pasangan calon presiden,” ujar Ratna di kursi terdakwa PN Jaksel.

Mantan pentolan di Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto – Sandiaga S Uno (BPN Prabowo – Sandi) itu mengatakan, keterangan saksi dan ahli dalam persidangan menguatkan pernyataannya bahwa tidak ada motif politik dalam kebohongannya. Seluruhnya murni kebohongan biasa untuk menutupi kenyataan.

Menperin Nilai Perang Dagang AS-Tiongkok Buka Peluang Indonesia

Ratna juga mengatakan, kebohonganya tidak menimbulkan kebencian atau permusuhan di tengah masyarakat. Dia mengaku berbohong kepada anak-anaknya untuk menutupi soal operasi plastik, tanpa ada unsur niat menimbulkan keonaran.

“Semata-mata untuk menutupi pada anak-anak saya dalam usia saya yang sudah lanjut saya masih melakukan operasi plastik sedot lemak,” ungkapnya dengan penuh tangis.

Ada Potongan Kaki Perempuan di Tol, Milik Siapa?

Selain itu, Ratna juga menyinggung pertemuannya dengan sejumlah tokoh-tokoh BPN Prabowo-Sandi. Menurutnya, pertemuannya dengan para pentolan di BPN Prabowo – Sandi sebatas untuk meminta saran.

Ratna menegaskan bahwa dirinya memerlukan saran terkait dana dari raja-raja Nusantara untuk Papua yang diblokir pemerintah. “Dana swadaya Papua itulah alasan utama saya merasa perlu bertemu Fadli Zon dan kawan-kawan di BPN,” jelasnya. (jpnn)

One thought on “Ratna Sarumpaet Sebut Kebohongannya Dipolitisasi

Comments are closed.