Stadion Belum Difungsikan, Habiskan Rp1,4 Miliar

Rabu, 19 Juni 2019 - 09:19 WIB

FAJAR.CO.ID,BULUKUMBA— Stadion Mini Bulukumba yang digadang-gadang memiliki standar rumput internasional sepertinya tidak akan terwujud. Pasalnya, hingga kini, stadion kebanggaan masyarakat Bulukumba itu belum juga difungsikan.

Deri, penanggungjawab pekerjaan yang dimenangkan PT. Bilindo Andase tak menampik jika sebagian rumput diambil dari Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa. Meski diakui diawal pekerjaan rumput tersebut diambil dari sejumlah daerah diantaranya, Mamuju, Pinrang, Gowa dan Makassar.

“Ternyata setelah kita lihat speknya, rumput yang kita ambil dari luar daerah sama jenisnya di Ballasaraja yaitu rumput jenis Sosia Motarella atau rumput jarum, karena jenisnya sama dan yang jual adalah warga Bulukumba, kenapa tidak kita beli disini, karena memberdayakan masyarakat daerah,” jelasnya dikutip dari radarselatan.co.id, Selasa, (18/6).

Untuk pekerjaan fisik sendiri, diakui telah berakhir sejak 31 Januari 2019, sedangkan pemeliharaan atas konsultasi pihaknya ke Kementarian Pemuda dan Olahraga tidak memiliki batas. “Artinya selama pihak rekanan menilai rumput sudah bisa digunakan itu baru bisa diserahkan ke Pemda. Jadi belum PHO, kita perkirakan dua bulan ke depan sudah merata rumputnya, jadi adanya rumput liar itu tumbuh disela- selanya saja, setiap dua minggu kita lakukan pembersihan,” katanya.

Bahkan pihaknya mengaku, kualitas lapangan nantinya akan memuaskan lantaran memiliki resapan air sehingga meski lapangan diguyur hujan, air tidak akan tergenang dan langsung meresap dengan adanya pemasangan gio vipe dan gio testil.

“Jadi item pekerjaannya saja mulai dari rumput, pengecekan, dan papan skor digital. Bahkan struktur lapangan kita angkat 20 sentimeter dari speknya yang hanya 15 sentimeter, itu supaya lapangan lebih tinggi dari jalan,” paparnnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Bulukumba, Andi Hamzah Pangki, rumput stadion mini adalah rumput standar internasional. Namun kenyataannya, tidak sesuai pengerjaan.
“Kita akan rekomendasikan melalui pandangan fraksi terkait pengerjaan yang tidak sesuai dengan harapan,” kata dia.

Pihaknya mendesak pihak terkait segera menyelesaikan renovasi lapangan Stadion Mini Bulukumba. “Pembangunanya sangat mengecewakan, mumpung masih ada pemeliharaan, tidak ada jalan untuk tidak diselesaikan,” tegas Hamzah Pangki.
Menurut Ketua DPRD dua periode itu, rumput stadion mini harus diganti. Pasalnya, kondisi rumput tidak tumbuh merata.

“Rumputnya harus diganti, tumbuhnya tidak merata, ada duri tumbuh di antara rumput. Kami heran kenapa ada duri yang tumbuh di dalam lapangan, ini sangat mengecewakan,” ungkapnya.
Sekadar diketahui, anggaran pembangunan Stadion Mini Bulukumba mencapai Rp1,4 miliar. Pengerjaan pembangunan sudah memakan durasi 6 bulan. (radarselatan/eds))

2 thoughts on “Stadion Belum Difungsikan, Habiskan Rp1,4 Miliar

Comments are closed.