BNPT Kumpulkan Perempuan Halau Radikalisme

Kamis, 20 Juni 2019 - 23:57 WIB
Direktur Pencegahan BNPT Dr Hj Andi Intang Dulung, M.H

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai perpenjangan tangan pemerintah sekaligus koordinator antara kementerian dan lembaga dalam menghalau paham radikalisme dan terorisme berusaha dan berinovasi melakukan kegiatan pencegahan radikalisme dan terorisme di setiap wilayah Indonesia.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di Sulawesi Selatan melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Hotel Swiss Bel Pantai Losari Makassar. Tema yang diusung adalah “perempuan agen perdamaian” sebagai salah satu langkah pelibatan perempuan dalam pencegahan paham radikalisme dan terorisme di Sulawesi Selatan,

Prof Dr Arfin Hamid, M.H menegaskan kegiatan ini bertujuan untuk menambah wawasan peserta tentang bahaya pemahaman radikalisme dan terorisme sehingga dapat berperan secara bersama-sama dalam menkounter paham yang meresahkan negara-negara di dunia

Turut hadir yang mewakili Direktur Pencegahan yaitu Dr Hj Andi Intang Dulung, M.H selaku Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat. Dalam materinya beliau menymapikan bahwa peran perempuan dalam memutus mata rantai radikalisme dan terorisme cukup penting. Sebab dari lingkungan keluargalah yang menjadi pemahaman awal seorang anak, termasuk tentang ideoligi dan cara pandang mereka. Dan disana ada seorang Ibu yang berperan penting dalam mendidiknya.

Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs Hamidin yang juga turut hadir menyampaikan sejumlah aksi terror yang ditengarai oleh perempuan seperti aksi terror di California oleh Lanpin Malik, Dian Novi dan Isteri teroris Adi Kolora di Indonesia.

Sesi diskusi bersama Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs Hamidin

Ia juga menyampaikan di Sulsel terdapat tiga belas tahanan napi teroris, delapan diantanya di Sulawesi Selatan dan satu antaranya adalah napi teroris yang sebelumnya pernah ditahan dengan kasus yang sama.

Kegitan tersebut dihadiri sebanyak 110 peserta dari dua belas organisasi perempuan, seperti Muslimat NU, Fatayat, Aisiyah muhammadiyah, Bhayangkari dan Majelis Ta’lim di Sulawesi Selatan. Narasumber lain yang hadir diantanya Dr. Ir. Hj. Majdah M. Zein (Rektor UIM Makassar) . (rls/aci)