BNPT-Polda Sulsel Sambung Tali Asi Korban Teroris

Kamis, 20 Juni 2019 19:29

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama dengan Polisi Daerah Sulawesi Selatan memberikan santunan kepada para korban teroris yang ada di Makassar. Dari pihak BNPT diwakili oleh Dr Hj  Andi Intang Dulung, M.H.I (Kepala Sub Direktorat Pemberdayaan Masyarakat) sedangkan Polda langsung dihadiri oleh Irjen Pol Drs Hamidin (Kepala Polisi Daerah Sulawesi Selatan).Sambung tali asi terhadap korban teroris dirangkaikan dalam kegiatan pelibatan perempuan dalam pencegahan radikalisme dan terorisme. Kegiatan tersebut mengusung tema “perempuan agen perdamaian” dengan menghadirkan 110 peserta terdiri dari 12 organisasi ke-perempuan-an se-Sulawesi Selatan.Mereka diberi santunan adalah:1. Kompol. Rafiudin (Korban pelemparan bom Molotov di Mapolsek Bontoala 1 Januari 2018)2. Brigpol. Yunirsan (Korban pelemparan bom Molotov di Mapolsek Bontoala 1 Januari 2018)3. Kompol. Sri Bulan (Orang tua dari Briptu Anumerta Januar Judistira Pranata Putra korban penembakan teroris di Bang BCA Palu tahun 2011)4. Kompol. Basri Jafar (Orang tua dari briptu anumerta a. irbar Prawiro Bhayangkara korban penembakan teroris di Bang BCA Palu tahun 2011)5. Ibu Tina (Orang tua dari krisnawati korban peledakan bom di McD Mall Ratu Indah Tahun 2002)6. Febi EZ. Rosadi (Anak dari Sermapol. Purn. Gufron Rosadi korban peledakan bom di McD Mall Ratu Indah Tahun 2002)Menyambung tali asi terhadap korban teroris menurut Irjen Pol Drs Hamidin adalah langkah-langkah untuk menepis stigma yang beredar dalam masyarakat bahwa pemerintah hanya memperhatikan atau menyantuni pelaku toror saja yang sudah sadar dan sepenuhnya menjunjung tinggi Pancasila sebagai ideology negara.“Harapan saya agar para korban teroris yang sudah kita identifikasi di wilayah Sulawesi Selatan menjadi perhatian juga oleh BNPT untuk diberi perhatian juga” tambah Hamidin, Kamis (20/06/2019).

Komentar