Cara Mendeteksi Gejala Serangan Jantung pada Wanita

FAJAR.CO.ID--Penyakit jantung dikenal sebagai the silent killer, karena mampu membunuh penderitanya secara diam-diam. Penyakit ini memang sering hadir tanpa disadari, dan umumnya baru ketahuan setelah penderita dinyatakan mengalami serangan jantung. Ini adalah kondisi penyakit jantung yang sudah terlanjur parah.

Atas dasar itu, baik pria maupun wanita diminta untuk senantiasa waspada terhadap penyakit jantung. Pada wanita, mereka bahkan wajib dua kali lebih waspada lantaran penyakit tersebut lebih mudah terjadi, khususnya jika sudah memasuki usia menopause.

Gejala serangan jantung pada wanita

Sakit jantung pada wanita memiliki gejala yang khas dan yang tidak. Pada gejala khas, keluhan digambarkan sebagai perasaan dada diremas kuat dan nyeri di dada sebelah kiri.

Rasa nyeri tersebut bisa menjalar ke bahu kiri dan lengan bawah, leher bawah, rahang, gigi, dan ulu hati. Nyeri biasanya dirasakan selama 2–5 menit, disertai dengan sesak napas, keringat dingin, mual dan muntah.

Sementara itu, pada gejala tidak khas, keluhan digambarkan sebagai perasaan lelah berlebihan, sakit punggung, sesak napas, rasa panas di dada, dan gangguan pencernaan. Gejala serangan jantung yang tidak khas biasanya terjadi pada wanita yang sebelumnya telah memiliki penyakit lain, seperti diabetes.

Deteksi dini gejala serangan jantung pada wanita

Pada wanita, gejala serangan jantung cenderung tidak khas dan sulit untuk diartikan. Gejala yang dirasakan sangat samar dan sulit untuk ditebak arahnya, karena gejalanya bisa saja disebabkan oleh penyakit selain gangguan jantung.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...