Hotel Sasando Disegel, Akademisi : Pemprov NTT Langgar Hukum

Kamis, 20 Juni 2019 - 11:17 WIB

FAJAR.CO.ID, KUPANG–Penyegelan Hotel Sasando oleh Pemprov NTT, Rabu (19/6) dinilai melanggar hukum. Posisi Pemprov NTT dan PT. Sasando Hotel sama secara hukum sehingga tidak boleh bertindak lebih dominan.

Penilaian ini disampaikan pakar hukum administrasi negara dari Universitas Nusa Cendana Kupang, Dr. Jhon Tuba Helan, Kamis (20/6). “Menurut saya penyegelan itu melanggar hukum yang sudah disepakati kedua pihak yakni PT. Sasando dan Pemprov NTT tahun 2015 lalu. Karena posisi dua pihak itu sama dalam perjanjian perdata,” ujar Jhon.

Harusnya, lanjut Jhon, kedua pihak bisa duduk bersama untuk membicarakan hal tersebut. “Jika tetap tidak ada kesepakatan maka harus ditempuh penyelesaian secara hukum. Tidak bisa salah satu pihak mengambil tindakan sendiri,” lanjut Jhon.

Untuk itu, menurutnya, pihak PT. Sasando bisa mengambil langkah hukum jika merasa dirugikan. “Misalnya pihak PT. Sasando merasa ada tamu yang terganggu atau membatalkan pesanan. Atau tamu merasa tidak nyaman dan menyebabkan kerugian maka PT. Sasando bisa menuntut ganti atas kerugian ya g dialami,” ujar Jhon lagi.

Pada kesempatan itu Jhon juga menegaskan, perjanjian dua pihak bersifat final dan mengikat. Karena itu jika kemudian hari ada aturan baru pun tidak serta merta langsung digunakan. “Karena penerapan undang-undang itu sendiri tidak berlaku surut,” jelas Jhon.

Penyegelan Hotel Sasando ini karena Pemprov menilai pihak PT. Sasando tidak setuju dengan nilai kontrak baru yang ditawarkan Pemprov NTT. Kontrak awal tahun 2015 dengan sistim Bangun Guna Serah (BGS) itu senilai Rp 310 juta per tahun. Itu diteken Gubernur NTT sebelumnya Frans Lebu Raya. Gubernur baru Viktor Bungtilu Laiskodat menghendaki perubahan nilai kontrak yakni Rp 600 juta per tahun.

Pihak PT. Sasando sebagaimana dikatakan kuasa hukumnya, Laurens Mega Man bahwa keinginan Pemprov NTT ini belum disetujui karena PT. Sasando harus membahasnya terlebih dahulu secara korporasi.

Sudah beberapa kali dilakukan rapat antara Pemprov NTT dan PT. Sasando namun belum ada kesepakatan. Pemprov NTT lalu memberikan somasi dan peringatan. Hingga akhirnya melakukan penyegelan, Rabu (19/6) pagi. (fin)

2 thoughts on “Hotel Sasando Disegel, Akademisi : Pemprov NTT Langgar Hukum

Comments are closed.