Korban Banjir Terserang Penyakit, Tim Gabungan Kesehatan Janjikan Pemeriksa Rutin

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Korban terdampak banjir di Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, sudah banyak mengeluh. Lantaran mereka mulai terserang berbagai penyakit.

Banyaknya, warga korban banjir terserang penyakit juga diakui Direktur RSUD Lamaddukelleng Sengkang, dr Andi Sari Dwi Kartini, setelah melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga di Masjid Nurul Rahmah Kelurahan Salomenraleng, Selasa, (18/6) kemarin.

“Kurang lebih 90 warga dari Kelurahan Laelo dan Salomenraleng kita periksa kembali. Kebanyakan dari mereka terserang penyakit,” ungkapnya, Rabu, (20/6).

Mulai dari penyakit, hipertensi, anemia, ISPA, jamur kulit, reumatik, demam, dan nyeri perut. Rata-rata penyakit kulit menyerang semua golongan umur. Anak-anak, dewasa hingga Lanjut Usia (Lansia).

“Paling banyak jamur dikulit. Mereka gatal-gatal karena sumber air bersih kurang. Masyarakat banyak menggunakan air didepan rumah untuk mandi. Sementara infeksi kulit dikakinya akibat sering berendam di air,” jelasnya.

Walaupun demikian, tim gabungan kesehatan tanggap banjir. Terdiri Dinas Kesehatan, Puskesmas Tempe, RSUD Lamaddukkelleng, pemerintah kecamatan, aparat Polri, TNI, dan SAR, berjanji secara rutin melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap korban banjir.

“Pemeriksaan kesehatan yang kita berikan gratis. Yang diperiksa kemarin sudah kita berikan obat seperti salep untuk penyakit kulit. Untuk memberikan biskuit kepada Balita dan susu bagi lansia,” tandasnya. (man)

 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...