Sejumlah Fasum dan Fasos Bakal Dirubuhkan Akibat Terdampak Jalur Kereta Api

Kamis, 20 Juni 2019 - 07:28 WIB
Puskesmas Minasatene salah satu fasum yang terdampak jalur kereta api

FAJAR.CO.ID,PANGKEP— Sejumlah Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) milik pemerintah Kabupaten Pangkep bakal terdampak pembebasan lahan untuk KA. Kuburan menjadi fasum yang setiap kecamatannya ada yang dilalui jalur KA.

Ada belasan fasum-fasos yang nantinya akan dirubuhkan dan dipindahkan untuk jalur KA dapat melintas di wilayah tersebut, seperti puskesmas, masjid, gereja, sekolah dasar.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Darat dan Kereta Api, Dinas Perhubungan Pangkep, Salmawati menjelaskan bahwa, fasum-fasos ini yang bakal diganti rugi oleh Balai perkeretapian ke pemerintah daerah.

“Saat ini sudah ada yang pembangunan puskesmas. Karena puskesmas sebelumnya masuk areal jarul kereta api. Makanya dibangunkan di tempat lain,” jelasnya.

Selain itu, ada beberapa kuburan juga yang bakal dipindahkan dari tempat sebelumnya. Sebab, terdampak jalur KA.

“Begitu juga dengan kuburan. Akan dipindahkan ke lahan yang sudah disiapkan. Tetapi tidak semua dalam satu lahan kuburan. Hanya yang pas dilewati jalur KA saja yang akan dipindahkan nantinya,” bebernya.

Terpisah, Sekretaris Panitia Pengadaan Tanah BPN Pangkep, Rasyid menjelaskan model ganti rugi lahan akan ditinjau kembali sesuai kesepakatan.

“Misalnya sekolah yang terdampak pembebasan, kalau pihak sekolah minta dibangunkan kembali. Maka itu yang akan dilakukan. Namun jika meminta dalam bentuk uang. Maka kita bayarkan juga. Tergantung kesepakatan model ganti ruginya dalam bentuk barang atau uang,” jelasnya.(fit)