Tanggapi Yusril, BPN Tertantang Hadirkan Saksi Lebih Banyak

FAJAR.CO.ID, JAKARTA--Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Riza Patria mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan saksi sebanyak-banyaknya untuk membuktikan adanya kecurangan Pilpres yang terstruktur, sistematis, dan masif (TSM).

Pernyataan itu keluar setelah Ketua Tim Hukum Jokowi-Ma’ruf, Yusril Ihza Mahendra menyebut keterangan saksi fakta yang diajukan oleh Tim Hukum Prabowo-Sandi, belum bisa membuktikan kecurangan Pilpres yang masif.

Momen Said Didu Dicuek KPU dan Tim Hukum Jokowi di MK

“Karena hanya sebatas 15 saksi ya enggak bisa (buktikan terstruktur, sistematis dan masif di Pilpres 2019, red). Kalau kita bisa menghadirkan lebih banyak ya kita hadirkan lebih,” ujar Riza Patria, di Gedung MK, Jakarta, Kamis (20/6) dini hari.

Ketua DPP Partai Gerindra ini juga menuturkan, adanya saksi-saksi yang dihadirkan ini hanyalah memberikan contoh adanya dugaan kecurangan Pilpres. Misalnya dukungan BUMN, kepala daerah, dan kecurangan petugas KPPS.

“Jadi itu kan hanya untuk membuktikan contoh-contoh untuk membuktikan kecurangan di pilpres,” katanya.

Viral! Video Bocah 13 Tahun Ini Diperkosa 5 Pria

Menurut Riza, adanya dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif ini bukan seolah-olah Presiden Jokowi memberikan surat ke seluruh masyarakat dan perangkat desa untuk memilihnya di 2019 ini. Melainkan contoh-contoh kecil kecurangan di bawah.

”Karena yang namanya terstruktur, sistematis, dan masif itu bukan ada surat dari presiden sampai ke seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...