Alasan Panglima TNI Minta Penahanan Soenarko Ditangguhkan

Jumat, 21 Juni 2019 08:55

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto mengajukan penangguhan penahanan kepada tersangka kasus dugaan kepemilikan senjata api Mayjen TNI (Purn) Soenarko. Permohonan ini sudah dilayangkan sejak Kamis (20/6) kemarin.“Surat permintaan penangguhan penahanan kepada Kapolri ditandatangani Panglima TNI pada hari Kamis 20 Juni 2019, pukul 20:30,” ujar Kapuspen TNI, Mayjen TNI Sisriadi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (21/6).

Kapolda Metro Jaya Belum Tahu Penangguhan Mayjen Kivlan dan Mayjen Soenarko

Sisriadi menuturkan, adapun beberapa alasan yang dijadikan Panglima dalam mengajukan permohonan ini. Pertama yaitu aspek hukum. Ditambah dengan jasa pengabdian tersangka selama menjadi prajurit TNI hingga menduduki jabatan Danjen Kopassus.“Keputusan tersebut diambil berdasarkan beberapa pertimbangan antara lain, pertimbangan aspek hukum, pertimbangan tentang rekam jejak Pak Soenarko selama berdinas di lingkungan TNI maupun setelah beliau berstatus purnawirawan,” imbuhnya.

Kapolda Metro Jaya Belum Tahu Penangguhan Mayjen Kivlan dan Mayjen Soenarko

Selain itu, Panglima TNI juga mempertimbangkan aspek moral. “Serta pertimbangan ikatan moral antara prajurit TNI dengan Purnawirawan,” pungkas Sisriadi.

Bagikan berita ini:
9
7
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar