Begini Alasan Bambang Wodjojanto Sebut KPU Terlalu Sombong

Jumat, 21 Juni 2019 14:16

“Firaun dulu juga sombong. Jadi, kalau belajar kesombongan, zaman Firaun sudah ada. Makanya kami tak mau jadi orang yang sombong,” pungkas BW.

Tak Bawa Saksi, Ini yang Diserahkan KPU pada Hakim MK

Dalam persidangan PHPU pilpres 2019, Kamis (20/6) kemarin, KPU selaku pihak terkait hanya menghadirkan satu ahli dalam bidang teknologi informasi (TI), yakni Marsudi Wahyu Kisworo. Marsudi menjelaskan soal Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik KPU.Marsudi adalah salah seorang yang merancang Situng KPU pada 2003. Kepada hakim konstitusi, Marsudi kemudian menjelaskan efektivitas Situng KPU.

KPU Tuntut Ustaz Baequni Bertanggung Jawab, Ini Alasannya

Menurutnya, sistem Situng KPU sama sekali tidak bisa diretas bahkan diakses dari luar lingkungan KPU. Untuk bisa mengakses Situng, seseorang harus masuk ke dalam kantor KPU.Kemudian masuk ke terminal kontrol sistem Situng, maka baru bisa mengakses sistem di sana. “Wong dibom sekalipun juga tidak apa-apa. Karena apa, karena 15 menit kemudian akan di-refresh yang baru lagi. Itulah keamanan yang kami desain untuk website Situng,” jelas Marsudi. (jp)

Bagikan berita ini:
8
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar