Menyoal Regenerasi Pucuk Parpol, Megawati dan SBY Tetap Ketum


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Konstelasi struktur puncak PDIP masih tetap tak berubah. Meskipun jelang kongres PDIP ke-5 di Bali yang akan digelar 8-10 Agustus mengagendakan pemilihan ketua umum partai.Terbukti dukungan kepada Ketua Umum, PDIP Megawati Soekarnoputri untuk meneruskan kepemimpinan terus mengalir. Salah satunya dari politikus PDIP, Maruarar Sirait.Politikus muda yang biasa disapa Ara itu membeberkan sejumlah alasannya mendukung Mega memimpin partai lagi. Pertama adalah soal ideologi. Menurutnya, PDIP adalah partai nasionalis dan pancasilais sejati. Karena memperjuangkan ideologi Pancasila membutuhkan figur yang kuat.

Bidan Masukkan Mentimun ke Alat Vital, Ini Kata Politikus PDIP

“Saat ini dibutuhkan pertarungan soal ideologi ini. Kami percaya Mbak Mega dengan track record, keberanian dia,” kata Ara dalam sebuah diskusi Dialektika Demokrasi bertema, “Regernasi Parpol, Basa Basi atau Harga Mati” di gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/6).Alasan kedua, lanjut Ara, adalah sosok Megawati sebagai solidarity maker atau pencipta solidaritas. Karena Mega bisa diterima semua kelompok. Dia menjelaskan, struktur PDIP mulai dari ranting, anak ranting, pimpinan anak cabang, DPD kabupaten/kota, provinsi, dihuni oleh beragam orang. Ada yang berusia 40 tahunan, milenial, dan lainnya.

Kongres Mengarah Aklamasi, PDIP Belum Siap Ganti Megawati

“Tidak mudah menemukan figur yang bisa menyatukan semua itu. Ibu Mega ini dihormati karena perjuangannya di masa lalu dan sekarang. Jadi solidarity maker itu adalah orang yang bisa mempersatukan,” jelasnya.

Komentar

Loading...