Novel Baswedan: Tidak Ada Progress

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan telah dilakukan pemeriksaan oleh Polda Metro Jaya dan tim pencari fakta yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Novel menyebut, tidak ada materi baru yang ditanyakan terkait kasus penyiraman air keras.

“Sebagaimana sesuai permintaan, pemeriksaan saya sudah memberikan keterangan dan ternyata hal-hal yang ditanyakan kan tidak menunjukkan ada progress yang baru,” kata Novel di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (20/6).

Novel menyebut, keterangan yang ditanyakan tidak berbeda jauh saat dirinya dikonfirmasi ketika masih dalam perawatan di Singapura. Menurutnya, tidak banyak hal yang ditanyakan.

KPU Ragukan Keterangan Saksi Prabowo-Sandi

“Bahkan saya bisa katakan hampir semua keterangan yang saya sampaikan adalah keterangan yang pernah saya sampaikan atau barangkali ada sedikit koreksi atau penambahan itu pun sangat sedikit, tidak terlalu subtansi,” ungkap Novel.

Tepat 800 hari penyiraman air keras yang menimpanya, Novel menginginkan adanya keseriusan Polri untuk membongkar siapa dalang dibalik penyerangan terhadapnya.

“Bagi saya adalah saya hanya ingin melihat apakah kesungguhan itu bisa terjadi, yaitu dengan adanya pengungkapan pelaku lapangannya, sisanya saya tidak mengerti, saya mesti harus bicara apa lagi,” tegas Novel.

Anggaran Pilkada Pangkep Meningkat, Begini Penjelasan KPU

Oleh karena itu, Novel lagi-lagi mendorong agar segera dibentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) independen dalam penanganan kasus penyerangannya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...