Polri Beber Alasan Penangguhan Mayjen Soenarko

Jumat, 21 Juni 2019 14:22

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Mabes Polri mengabulkan penangguhan penahanan tersangka dugaan kepemilikan senjata api ilegal, Mayjen TNI (Purn) Soenarko. Hari ini dia dijadwalkan keluar dari rutan POM Guntur Jakarta.Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, penangguhan penahanan diberikan atas pertimbangan penyidik. Di antaranya tersangka berjanji tidak akan mengulang perbuatannya, serta tidak akan kabur.

Video Soenarko di Rutan Guntur, Ini Isinya

“Pertimbangan penyidik yang bersangkutan tidak akan mengulangi perbuatan, tidak menghilangkan barang bukti dan lari. Dasar pertimbangan tersebut penyidik mengabulkan,” ujar Dedi di Mabes Polri Jakarta Selatan, Jumat (21/6).Selain itu, selama proses hukum berjalan, Soenarko dianggap kooperatif terhadap kasusnya. Dia tidak menutup-nutupi perkara kepemilikan senjata ilegal tersebut.

Alasan Panglima TNI Minta Penahanan Soenarko Ditangguhkan

Dalam penangguhan penahan ini setidaknya ada 2 orang yang menjadi penjamin. Mereka yakni Panglima TNI Marsekal, Hadi Tjahjanto dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. “Sekarang masih proses administrasi, hari ini beliau (Soenarko) akan ditangguhkan,” jelas Dedi.

Bagikan berita ini:
3
6
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar