Ada Raja Mantou di Gunung Merapi

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Menikmati mantou dengan berbagai varian rasa, kini tak perlu jauh-jauh ke China atau ke Parepare. Kini, roti kukus khas Negeri Tirau Bambu itu dengan mudah dapat dijumpai di Kota Makassar. Ya, namanya Raja Mantou.

Raja Mantou berlokasi di Warkop 99 Jalan Gunung Merapi dan membuka cabang pertama Sabtu, 22 Juni. Meski begitu, penjualan mantou sudah dilakukan sejak Mei lalu dan mendapat apresiasi yang bagus dari masyarakat.

Direktur Utama Raja Mantou, Sofyan Hadi menjelaskan, sebelum memutuskan membuka cabang pihaknya terlebih dahulu melakukan survei di masyarakat. Hasilnya, respons masyarakat sangat positif.

“Sudah survei terutama dari kalangan lansia dan sangat memfavoritkan mantou sebagai salah satu jajanan yang digemari masyarakat Sulawesi. Kami optimis ke depan akan semakin digemari masyarakat berbagai kalangan terutama di Makassar,” ujar Sofyan optimis.

 

Mantan GM Backlave ini menambahkan, mantou yang dipasarkannya juga sudah masuk di Indomaret Kima Square. Ke depan, pihaknya akan bekerjasama lagi dengan ritel-ritel lain termasuk warung kopi yang banyak tersebar di Kota Daeng.

“Kalau mantou yang kami pasarkan bahannya semua lokal yang diproduksi rumah tangga di Sudiang. Di Bandara Sultan Hasanuddin juga sudah ada outletnya. Khusus di bandara ada juga dijual orisinil seharga Rp11 ribu per pcs,” Sebut Sofyan.

Lebih lanjut Sofyan menambahkan, setiap harinya sebanyak 200 porsi mantou terjual. Agar lebih memasyarakat, pihaknya juga akan menggandeng Gojek dan Grab. Soal keberadaan mantou Parepare yang lebih dahulu dipasarkan, Sofyan menilai justru itu menjadi nilai plus.

“Mantou Parepare itu kita jadikan peluang besar. Adapun kelebihan mantou yang kita jual karena banyak varian rasa dan khas Sulsel. Inilah yang membedakan dengan mantou lainnya walau memang harganya agak premium karena bahannya memang kualitas tinggi. Khusus sapi lada hitam kami jual Rp50 ribu satu kotak. Saya jamin ketika sudah mencoba sekali, mau datang lagi,” ujarnya tersenyum.

Owner Raja Mantou, Hasnah Hamado mengatakan dari segi ukuran juga sangat berbeda dengan mantou yang selama ini lebih dahulu hadir. Hasnah menjelaskan, alasan membuka cabang pertama di warung kopi karena biasanya orang ngopi butuh cemilan.

“Jadi, mantou yang kami pasarkan bukanlah mantou biasa. Menunya pun beragam seperti mantou sambal roa, sapi lada hitam, cabe kering, keju, dan mantou coklat lumer. Garing di luar lembut di dalam,” kunci Hasnah. (ram)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...