Ditemukan 90 Penjual BBM Ilegal di Selayar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tim survei yang dibentuk oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mendata ada sekitar 90 penjual eceran BBM tanpa izin atau ileg dalam Kota Benteng Kepulauan Selayar. 

Sedangkan 50 penjual BBM legal berada pada radius 3 km dari APMS terdekat.

Hal ini terungkap dalam rapat di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Kepulauan Selayar yang membahas tentang masalah BBM, baru-baru ini.

Rapat tersebut dipimpin oleh Asisten Ekbang dan Kesejahteraan H Arfang Arif yang dihadiri oleh Kasat Reskrim Iptu Arham Gusdiar, Kadis Perindagkum, Camat Benteng bersama para Kepala Lingkungan yang ada di Kota Benteng.

“Saya sangat berharap agar kepala lingkungan yang hadir dapat membantu melakukan pendekatan kepada penjual eceran BBM yang ada di wilayah masing-masing, karena kami yakin ada kedekatan moral terhadap masyarakatnya karena kalau pemerintah yang turun itu sudah berbentuk hukum,” harap Asisten Ekbangkes H Arfang Arif.

Sementara Kepala Lingkungan Lango-Lango Barat Abdul Fattah meminta agar APMS di Kota Benteng diaktifkan dan ditingkatkan pelayanannya.

“Kalau memang eceran mau ditertibkan karena dianggap rawan oleh pemerintah, tapi di sisi lain juga sangat membantu bagi masyarakat kecil,” ungkap Abdul Fattah.

Suplai BBM setiap 10 hari ke Kabupaten Kepulauan Selayar, dinilai sudah cukup untuk stok BBM, akan tetapi lebih banyak penjual yang ilegal dari pada yang legal.

Terkait dengan rencana penertiban penjual BBM eceran tanpa izin, pihak pemerintah daerah memerintahkan langsung Disperindagkum dengan merencanakan secara khusus agar yang 90 orang penjual BBM eceran tanpa izin ini agar diberikan bantuan usaha sebagai penggati usahanya dengan tujuan untuk tidak menjual eceran ilegal. (taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar