Nurdin Abdullah Sebut Masa Depan Sulsel ada di Luwu Raya, Layak Ibu Kota Provinsi

Sabtu, 22 Juni 2019 - 11:40 WIB
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah paparkan pembangunan infrastruktur bersama para tokoh Luwu Raya.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR  Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah memaparkan  pembangunan infrastruktur baik jalan, bandara dan pembangunan infrastruktur lainnya di Luwu Raya dan Toraja Raya.

Bahkan Nurdin Abdullah mengatakan, bila Luwu Raya ini masih utuh baik potensi pertanian, maupun perkembangan dunia pendidikan.

“Saya yakin dan percaya ini Luwu Raya menjadi masa depan untuk Sulawesi Selatan. Luwu Raya masih virgin,” kata Prof Nurdin Abdullah kepada tokoh-tokoh Luwu Raya di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Jendra Sudirman Makassar, Sabtu, 22 Juni.

Investor Jangan Ragu ke Sulsel, Semua Kebutuhannya Sudah Dipermudahkan

Menurut Nurdin Abdullah pemindahan ibukota provinsi Sulsel cocok dipindahkan ke Luwu Raya, karena masih memiliki lahan dan potensi yang sangat luar biasa.

“Kalau ada wacana untuk pemindahan ibukota Provinsi Sulawesi Selatan lebih bagus di Luwu Raya,” ujar Bupati Bantaeng 2008-2018 itu.

Pada kesempatan itu juga Nurdin Abdullah menyampaikan, bila Pemerintah Provinsi (Pemprov) sangat fokus untuk membangun Palopo, Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur.

Percepat Pembangunan Luwu Raya, Gubernur Nurdin Berkantor di Palopo

Tinggal bagaimana kedepan kedepan lanjut Nurdin Abdullah, agar memanfaatkan dengan baik sumber daya alam oleh masyarakat Luwu Raya sendiri.

“Kami sangat konsentrasi untuk Luwu Raya. Masa depan Sulsel ada di Luwu Raya. Tapi sumber daya alam belum di kelalolah secara baik,” kata mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini.

Jumlah item pembangunan untuk Luwu Raya dan Toraja Utara dan Tana Toraja sendiri ada ruas jalan Bua – Rantepao sepanjang 64 kilometer dengan besaran anggaran sebesar Rp 1,36 triliun dan ruas jalan Sabbang – Tallang, Labiri – Seko dan Rampi – Bts Sulteng sepanjang 211.22 kilometer dengan estimasi anggaran sebesar Rp 735.43 miliar. 

Olehnya itu Nurdin Abdullah juga berharap tetap terbangun komunikasi dengan semua pihak yang ada di Luwu Raya, bahkan alumni Unhas Makassar ini meminta tokoh-tokoh tersebut langsung melaporkan kepada Pemprov Sulsel mengenai pembangunan infrastruktur Luwu Raya.

“Saya berharap ini bukan pertemuan pertama pak, kalau ada yang mau disampaikan langsung hubungi saya atau datang langsung ke kantor gubernur kita sudah punya Baruga Loangc untuk menerima semua tamu,” pungkasnya. (taq)