Umat di Tengah Ombak Revolusi Industri


Oleh: M. Qasim MatharPerkembangan ilmu pengetahuan manusia sejak pertengahan abad ke delapan belas telah melewati tahapan yang dikenal sebagai revolusi industri 1.0, 2.0, 3.0, hingga saat ini 4.0. Mesin yang ditemukan pada permulaan revolusi industri 1.0, telah menggantikan tenaga manusia dan hewan yang sebelumnya dipakai di dalam pekerjaan yang dilakukan manusia.Revolusi industri 2.0 memberi dinamika baru bagi kehidupan umat manusia. Penemuan telepon, mobil, pesawat udara dan sebagainya, membuat manusia merasakan hidup semakin efektif dan efisien. Efektivitas dan efisiensi hidup ini dialami hingga akhir abad kesembilan belas dan manusia memasuki tahap revolusi industri 3.0., yang disebut juga sebagai era digital.Era digital, yang berlangsung hingga ke ujung abad kedua puluh, kecepatan-waktu dan kedekatan-jarak dipersatukan demikian rupa, yang memicu mobilitas manusia semakin tinggi. Era digital mengantar manusia ke tahap revolusi industri 4.0 di permulaan abad keduapuluh satu.Inilah abad serba internet, kecerdasan-buatan diciptakan untuk mendampingi kecerdasan manusia. Inilah zaman robotik. Robot diproduk dan dirancang untuk mengerjakan pekerjaan yang amat berat dilakukan oleh jasmani manusia dan tubuh hewan-hewan yang kuat. Diprogram untuk mengerjakan pekerjaan yang teramat sensitif dan amat halus, yang mustahil dilakukan oleh tubuh manusia, selain juga berbahaya. Inilah zaman “yang cepat mengalahkan yang lambat”.Bukan lagi zamannya “yang besar mengalahkan yang kecil”. Inilah zaman “yang kecil atau sedikit, tapi cepat dan bersungguh-sungguh mengalahkan yang besar atau banyak, tapi lambat, apalagi malas”. Satu, dua bangsa yang maju, seperti Cina (Tiongkok), sedang melangkah ke revolusi industri 5.0. Ada info, Cina dengan pesawat ruang angkasa tanpa awak, membawa beberapa jenis tanaman untuk dicoba ditanam di bulan.

Komentar

Loading...