Universitas Atma Jaya Beri Pelatihan E-Commerce kepada Masyarakat

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Atma Jaya Makassar (UAJM) melakukan pengabdian masyarakat. Hal ini diwujudkan dalam bentuk pelatihan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) kepada masyarakat yang berada Aula Kampus Atma Jaya Makassar, Jalan Tanjung Alang, Sabtu, (22/6/2019).

Pelatihan UMKM tersebut dihadiri Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Atma Jaya, Lita Limpo, bersama Rektor Universitas Atma Jaya, Ferdinandus Sampe dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UAJM, Cherly Elisabeth Tanamal .

Sebanyak 100 masyarakat ikut serta dalam kegiatan ini, terdiri dari warga Kecamatan Tamalate dan Kecamatan Mamajang, Kelurahan Sambung Jawa. Mereka diberi pemahaman mengenai e-commerce agar siap menghadapi tantangan di masa depan.

Rektor Universitas Atma Jaya, Ferdinandus Sampe mengungkapkan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud Memorandum of Understanding (MoU) antara Universitas Atma Jaya bersama Pemerintah Kota (Pemkot). Tujuannya, untuk membangun perekonomian masyarakat yang berada di kawasan kampus.

“Kita adalah perguruan tinggi yang mempunyai tiga tugas yaitu pengabdian, pendidikan, dan penelitian. Kami harap dengan pelatihan ini masyarakat yang punya usaha mampu secara teoritis, teknis dan terampil dalam pengelolaan usahanya,” ungkapnya.

Menurut Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Atma Jaya, Lita Limpo. E-commerce sangat penting dalam menembus pasar secara global.

“Manfaatkan kecanggihan teknologi untuk mempromosikan produk dan bekerjasama dengan usaha sejenis. Namun, diharapkan tidak ada sistem monopoli agar terjalin persaingan yang sempurna,” pesan Lita Limpo.

Muhammad Salim Yusuf, Ketua RW 9 Kelurahan Sambung Jaya, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar mengapresiasi kegiatan yang mengedukasi warga tersebut.

“Saya besyukur dan terima kasih atas perhatian kampus mengundang warga. Mudah-mudahan dengan diundangnya warga bisa membuka wawasan tentang pentingnya mengelola sebuah usaha. Banyak sekali potensi di wilayah ini, tapi tidak ada wadah untuk memanfaatkannya,” aku Salim. (sul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

0 Komentar