Desakan Ahli Hukum, Pemkot Parepare Laporkan Penyebar SP Hoaks


FAJAR.CO.ID, PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare mengambil langkah tegas menyikapi beredarnya surat pernyataan (SP) sepihak terkait proyek DAK tambahan perubahan TA 2016, yang menyebut nama Wali Kota Parepare, Dr HM Taufan Pawe.Sikap Pemkot Parepare segera melaporkan ke penegak hukum soal dugaan pelanggaran informasi dan transaksi elektronik (ITE) atas beredarnya SP yang diduga kuat hoaks atau tidak benar itu. Sikap Pemkot ini juga atas desakan tim ahli hukum dan tim penasihat hukum Pemkot Parepare.Hal ini ditegaskan Sekretaris Daerah Kota Parepare, Iwan Asaad kepada beberapa jurnalis, Minggu, 23 Juni 2019.”Ini merupakan sikap Pemerintah Kota Parepare atas beredarnya surat pernyataan sepihak itu. Segera dalam waktu singkat beberapa hari ini, kami laporkan dugaan pelanggaran ITE sekaitan beredarnya surat itu,” imbuh Iwan Asaad.Langkah hukum yang dilakukan Pemkot, kata Iwan, setelah melalui telaah dan pencermatan yang mendalam, serta kesepahaman bersama oleh tim hukum Pemkot Parepare dengan tenaga ahli hukum.Penanggung Jawab Tim hukum Pemkot ini, yakni Wakil Wali Kota H Pangerang Rahim, dengan anggota tim Penasehat Hukum Pemkot Parepare, Anwar, SH MH, Ilyas Byla, SH, MH, Suardi, SH, MH, Yusnaeni, SH, MH, dan Miqdal Patulangi, SH, MH. Tim hukum ini dikoordinir oleh tiga tenaga ahli hukum.Tiga tenaga ahli hukum yang juga Koordinator Hukum Pemkot Parepare, Prof Dr HM Said Karim (ahli hukum pidana), Prof Dr Hambali Thalib (ahli hukum pidana), dan Prof Dr Muzakkir (ahli sosiologi hukum).

KONTEN BERSPONSOR

loading...

Komentar

Loading...