60 Tahun Prof Dr Nasaruddin Umar

Senin, 24 Juni 2019 08:01
Belum ada gambar

Oleh M Saleh Mude

Saya bersyukur dapat menghadiri dan menyaksikan Syukuran 60 Tahun Bapak Prof. Dr. M. Nasaruddin Umar, MA, dirangkaikan dengan peluncuran 20 bukunya, Ahad malam, 23 Juni 2019, di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Saya termasuk orang yang membawa pulang  6 judul buku: Islam Nusantara; Teologi Gender; Geliat Islam di Negeri Non-Muslim; Allah Tujuan Kita; Makna Spiritual Haji dan Umrah; dan Pintu-pintu Menuju Kebahagiaan.Acara ini tergolong istimewa karena dihadiri oleh berbagai tokoh dan kalangan, terutama Bapak M. Jusuf Kalla, Wakil Presiden RI; Prof. Dr. M. Quraish Shihab, ulama besar dan pakar tafsir; Lukmanul Hakim, Menteri Agama RI; Jend Pol. Prof. Dr. Tito Karnavian; Prof. Dr. Jimly Asshiddieqie; Sinta Nuriyah Wahid, istri Alm Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, presiden keempat; Akbar Tanjung; dll.Saya ingin mengutip beberapa isi sambutan Prof. Nasar dan M. Jusuf Kalla.Pak Quraish Shihab ini adalah betul-betul guru dan orang tua saya. “Beliau lah yang memungut saya, mulai di UIN (dulu IAIN) Alauddin Makassar dan membawa saya ke Jakarta,” kata Nasar, hadirin tepuk tangan untuk Prof. Quraish Shihab.Saya ini sudah berumur 60 tahun, tapi masih merasa separuh dari (60) itu, hadirin tertawa dan memberi tepuk tangan. Saya ini berasal dari kampung, jauh dari kota, melewati ibukota kecamatan saja, saya harus melewati sawah, sungai, dan gunung. Saya adalah anak pertama dari 8 bersaudara, selain belajar saya juga harus mencari uang membantu ibu-bapak saya untuk membiayai 7 adik-adik saya, salah satu sumber penghasilan saya adalah rajin menulis ketika masih kuliah di Makassar, kisah Nasar.

Bagikan berita ini:
3
6
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar