Indonesia Surplus Perdagangan USD210 Juta Sepanjang Mei 2019


FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami surplus USD 210 juta sepanjang Mei 2019. Capaian itu dibukukan dari total ekspor Indonesia pada Mei 2019 tercatat sebesar USD USD 14,74 miliar dengan total impor mencapai USD 14,53 miliar.Berdasarkan data BPS, ekspor Indonesia secara bulanan (MtM) meningkat 12,42 persen dibandingkan April 2019. Dalam waktu sebulan, kinerja ekspor nasional membaik dari USD 13,11 miliar menjadi 14,74 miliar. Namun secara Year On Yeaf (YoY), ekspor menurun sebesar 8,99 persen.Adapun peningkatan ekspor bulanan itu disebabkan oleh meningkatnya ekspor migas yang naik dari USD 741 juta menjadi USD 1,114,2 juta atau naik sebesar 50,19 persen. Sebaliknya, ekspor non migas juga mengalami kenaikan dari USD 12.370 Juta menjadi USD 13,627 atau naik sebesar 10,16 persen.Rinciannya, peningkatan terbesar ekspor migas dipengaruhi oleh meningkatnya ekspor gas sebesar 99,40 persen menjadi USD 890,5 juta. Sementara itu, peningkatan ekspor sektor non migas dipengaruhi oleh ekspor lemak dan minyak hewani/nabati sebesar USD 178,0 juta atau 14,97 persen.

BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Mahasiswa KKN Unhas

“Ada beberapa ekspor non migas yang mengalami peningkatan besar, disana bisa diliat yang ada peningkatan paling besar adalah lemak dan minyak nabati,” kata Kepala BPS Suhariyanto saat jumpa pers di Kantor BPS, Jakarta, Senin (24/6).

Komentar

Loading...