Pj Wali Kota Dorong Pemutakhiran NJOP, Pembayaran PBB Bakal Naik

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Masyarakat Kota Makassar harus bersiap-siap merogoh kocek dalam-dalam. Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bakal bertambah dibanding sebelumnya.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mendorong updating Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Kota Makassar. Terakhir kali NJOP Makassar diperbaharui, tahun 2015, silam.

Dasar inilah yang kemudian mendorong orang nomor satu di Kota Anging Mammiri ingin memperbaharui NJOP. Nilainya diharapkan bisa mendekati transaksi pasar.

“Kami akan disupervisi KPK. Sementara ini NJOP kita belum diupdate, makanya kita pakai ZNT (untuk pengenaan BPHTB). Kalau sudah update secara rutin, tentu kita pakai itu (NJOP),” jelas Iqbal.

“Tujuan update NJOP ini, agar nilainya Bisa mendekati nilai real atau pasar,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Makassar, Irwan Adnan mengemukakan, NJOP bukan dasar BPHTB, melainkan dasar BPHTB adalah harga transaksi. Sementara ZNT adalah pertimbangan karena nilainya mendekati nilai pasar.

Pengenaan pembayaran BPHTB berdasarkan dari harga transaksi sesuai aturan UU pajak nomor 28 tahun 2009. Kemudian diperkuat dengan adanya Perda nomor 2 tahun 2018 tentang pajak daerah pada pasal 54 ayat 3, pasal 56 ayat 1 dan 2, serta pasal 57.

Namun demikian, rencana mengupdate NJOP Kota Makassar akan dibicarakan lebih lanjut dengan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb. Terlebih, pengkajiannya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit.

“NJOP memang perlu dikaji minimal tiga tahun sekali. Sebelumnya, PBB dikelola dari pusat, kemudian kewenangan tersebut dialihkan ke Pemkot,” tuturnya.

Olehnya itu, kata Irwan, pemilihan ZNT berkenaan dengan pembayaran BPHTB karena dinilai merupakan yang mendekati harga nilai transaksi. (smd)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...